August 3, 2011

Fakta Unik Yang Tidak Kita Ketahui Tentang Tubuh

      Tubuh adalah anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan YME pada diri kita. Karenanya kita patut bersyukur di beri tubuh yang sempurna. Misteri tentang tubuh terus diungkap oleh para ilmuwan. Beberapa fakta unik telah ditemukan. Baru-baru ini ditemukan fakta-fakta baru seputar tubuh manusia.
Banyak fakta seputar tubuh manusia yang belum banyak diketahui. Jika anda mengaku sudah bisa mengenal tubuh dengan baik tentunya juga tahu tentang fakta-fakta ini.
Dikutip dari Howstuffworks, ada 16 fakta menarik seputar tubuh manusia, yaitu:

1. Cetakan lidah (tongue print)
Jika ingin menyembunyikan identitas diri, sebaiknya tidak menjulurkan lidah secara sembarangan. Karena sama seperti jari, setiap orang memiliki cetakan lidah yang berbeda-beda.

2. Ganti kulit
Ternyata tidak hanya hewan yang bisa mengalami ganti kulit. Karena manusia merontokkan 600.000 partikel kulit setiap jamnya, sehingga diperkirakan rata-rata orang kehilangan 10 pon kulit pada usia 70 tahun.

3. Tulang bayi lebih banyak dari orang dewasa
Orang dewasa memiliki jumlah tulang yang lebih sedikit dibandingkan saat masih bayi. Saat memulai kehidupan seseorang memiliki 350 tulang, tapi seiring pertumbuhan, beberapa tulang ada yang menyatu sehingga saat dewasa hanya memiliki 206 tulang.

4. Lapisan perut berganti setiap 3-4 hari
Tanpa disadari setiap 3-4 hari seseorang akan mendapatkan lapisan perut yang baru. Karena jika tidak ada pergantian lapisan, asam di perut yang harusnya menghancurkan makanan malah akan menghancurkan dinding perut.

5. Hidung mampu mencium 50 ribu bau
Hidung manusia memang tidak memiliki sensitifitas yang tinggi seperti anjing, tapi hidung manusia mampu mengingat 50.000 bau yang berbeda.

6. Ukuran usus sangat panjang
Usus kecil manusia sekitar empat kali rata-rata tinggi orang dewasa. Karena itu jika tidak melingkar bolak balik, maka usus yang panjangnya 548,64cm – 701,04cm ini tidak akan bisa masuk ke dalam rongga perut dan bentuknya akan berantakan.

7. Ada 32 juta bakteri di kulit manusia
Setiap inci dari kulit tubuh manusia memiliki sekitar 32 juta bakteri di atasnya, tapi beruntungnya sebagian besar dari bakteri ini tidak berbahaya.
 
8. Sumber dari bau badan
Sumber dari bau kaki dan ketiak adalah akibat keringat. Dan sepasang kaki memiliki 500.000 kelenjar keringat yang bisa menghasilkan setengah liter lebih keringat setiap harinya.

9. Kecepatan bersin
Udara yang dikeluarkan ketika seseorang bersin bisa memiliki kecepatan 100 mil per jam atau lebih. Karena itu seseorang diharuskan untuk menutup hidung dan mulutnya ketika sedang bersin, hal ini agar bakteri atau kuman yang dikeluarkan tidak menulari orang lain.

10. Perjalanan darah di dalam tubuh
Darah yang mengalir di dalam pembuluh darah memiliki panjang perjalanan sekitar 60.000 mil di dalam tubuh manusia. Selain itu pompa jantung bekerja keras sekitar 2.000 galon darah yang melalui pembuluh darah setiap harinya.

11. Punya 25 ribu liter air ludah
Seseorang mungkin tidak pernah membayangkan akan berenang di dalam air liur. Tapi dalam seumur hidupnya, rata-rata seseorang memproduksi sekitar 25.000 liter air liur. Hal ini berarti air liur seseorang cukup untuk mengisi dua kolam renang.

12. Suara mendengkur yang keras
Pada usia 60 tahun, sekitar 60 persen laki-laki dan 40 persen perempuan akan mendengkur. Tapi suara mendengkur ini bisa membuat seseorang menjadi tuli. Rata-rata suara dengkuran seseorang memiliki tingkat kebisingan sekitar 60 desibel, tapi ada juga yang bisa mencapai 80 desibel yang mana setara dengan suara bor untuk memutus beton.

13. Warna dan jumlah rambut
Warna rambut ternyata juga menentukan seberapa banyak jumlah rambut yang dimilikinya. Orang dengan rambut pirang memiliki sekitar 146.000 folikel, rambut hitam memiliki sekitar 110.000 folikel, rambut coklat sekitar 100.000 folikel, rambut merah sekitar 86.000 folikel. Dari masing-masing folikel ini akan memproduksi 20 helai rambut.

14. Pertumbuhan kuku
Kuku yang sering digunakan akan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat, karena itu kuku jari tangan akan lebih cepat panjang dibandingkan dengan kuku jari kaki. Dan rata-rata pertumbuhan kuku sekitar sepersepuluh inci (0,254 cm) setiap bulannya.

15. Berat kepala
Tidak mengherankan jika seorang bayi sangat sulit untuk mengangkat kepalanya, karena kepala manusia saat dilahirkan adalah seperempat dari total panjang tubuhnya. Sedangkan saat mencapai dewasa, berat kepalanya hanya seperdelapan dari total panjang tubuh seseorang.

16. Membutuhkan tidur
Seseorang mungkin bisa pergi tanpa makan selama berminggu-minggu tanpa menyerah. Tapi jika selama sebelas hari seseorang tidak tidur sama sekali, maka orang tersebut akan tidur selamanya.


Sumber: http://www.lienaaifen.com

June 21, 2011

Bila Mata Sudah Terasa Lelah, Apa yang Harus diLakukan?

Terlalu lama bekerja di depan komputer atau fokus pada satu hal kadang bisa membuat mata menjadi lelah. Tapi ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata lelah.

Mata adalah salah satu indera yang memiliki fungsi penting dan berharga. Jika seseorang sudah mengalami mata lelah maka kondisi ini akan mempengaruhi kemampuan penglihatanya serta menurunkan kinerja.
Mata lelah umumnya bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun penyebab
umumnya secara luas diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu:


  1. Lingkungan, seperti stres di tempat kerja, rumah dan lingkungan yang bising sehingga waktu tidur berkurang. Selain itu tekanan ke mata juga bisa diakibatkan terlalu lama menatap komputer, terlalu lama membaca di tempat redup tanpa menggunakan kacamata atau lensa kontak, pasokan oksigen yang tidak memadai, polusi dan asap rokok.


Karya Tulis Pendidikan VI




Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui peningkatan kompetensi menulis dalam bahasa Inggris kelas X TKJ SMK Negeri 1 Boyolali tahun 2008/2009 dengan bergabung di English Mailing List. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Hasil portofolio  tulisan siswa menunjukkan adanya peningkatan kompetensi menulis dalam bahasa Inggris. Pada siklus I siswa yang mencapai KKM sebanyak 28 siswa dari 36 atau 77%, sedangkan siklus II  sebanyak 34 atau 94%, peningkatan sebesar 16%.

Kata kunci: kompetensi menulis bahasa inggris, english mailing list

Abstract: The aim of this research is to know the increasing of the students’ writing  competence in Engish  class X  TKJ in 2008/2009 by joining English Mailing List. This research used Classroom Based Action Research method consists of two cycles. The result of gathering portfolios shows there is an increase of the students writing competence, the students who achieved Minimun Learning Mastery Criteria are 77% in the first cycle and 94% in the second cycle.

Keyword: english writing competence, english mailing list


June 16, 2011

CARA MUDAH MENGHAFAL


Setiap orang pasti ingin pintar. Gak ada insan di dunia ini yang mau menjadi bodoh, ataupun memperbodohi diri sendiri. Sebagai mahasiswa dan pelajar, ataupun semua yang masih menuntut ilmu, pasti pernah merasakan sulitnya belajar, sulitnya menghafal. Apalagi yang di hafal mengenai tulisan atau bacaan yang jarang kita konsumsi, contohnya seperti menghafal bait-bait al-quran,  nadzom-nadzom kitab, rumus-rumus matematika, kimia, fisika, istilah-istilah yang gak ngerti apa artinya, dan yang lain yang membuat kita jengah, ya kan???
Nah kali ini, saya ingin berbagi bersama teman-teman semua, gimana agar kita semua mudah menghafal. Yah, sebenarnya saya juga belum sempurna mempraktekkannya, jadi hasilnya belum maksimal. Tapi insyaallah akan lebih di maksimalkan lagi, mengingat sekarang saya dah duduk di semester II, mata kuliah dah mulai ngejelimet dan memeras otak saya banget.




1.          Bersungguh - sungguh dan kontinuitas dalam mempelajari semuanya.
Segala sesuatu harus dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh. Jika ingin mendapatkan hal yang maksimal, tentu kita harus berusaha maksimal juga kan?? :o
Terus,,hal itu harus dilakukan secara kontinue, jangan cuma mentok disana2 aja.

2.          Menyedikitkan makan
Menurut dr. Syafrina, banyak makan membuat kita merasa ngantuk, Kenapa??? Karena stimulasi makanan yang kita makan akan mempengaruhi kerja sistem otak kiri, yang cenderung berpikir enak. Stimulus itu akan mempengaruhi daya otak, menjadi cepat lelah, dan akhirnya mengantuk. Hehehehe

3.          Membiasakan melakukan shalat sunah di sepertiga malam yang akhir, seperti Tahajud. Disaat ini lah kita memohon dan berdoa kepada Tuhan yang maha mengetahui, kaya akan ilmu.

4.          Membiasakan diri membaca Alquran
Setelah membaca al-quran, biasanya pikiran kita akan tenang, dan otomatis akan membuat kita tenang dalam mempelajari dan menghafal pelajaran.

5.          Membiasakan membaca bacaan berikut sebelum membuka, membaca, dan atau menghafal kitab/pelajaran:
"Bismillaahi wa subhaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaa ha illallaahu wallaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adhiim. al- 'aziizil 'aliim".
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar, dan tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah Yang Mahaluhur lagi Mahaagung, Mahamulia, dan Maha Mengetahui."


6.          Setiap selesai shalat fardhu lima waktu membaca: “Aamantu billaahil waahidil ahadil haqqi wahdahu laa syariikalahu wa kafartu bimaa siwaah”.
Artinya: "Aku percaya kepada Allah Yang Mahaesa ZatNya, sifat-sifatNya, dan perbuatanNya, yang hak berdiri sendiri, tiada sekutu bagiNya, dan aku mengingkari sesuatu selain Allah."

7.          Memperbanyak bershalawat kepada Nabi saw, menghindari dosa, dan meninggalkan maksiat.

8.          Membiasakan diri sikat gigi (bersiwak).

9.          Meminum madu, memakan anggur merah 21 buah setiap pagi sebelum makan apa-apa, juga makan kurma minimal 7 buah setiap hari.

10. Tidak membicarakan sesuatu yang sia-sia, sedikit bergurau, bergaul dengan ulama dan orang-orang sholeh.

11. Ilmu yang didapatkan tidak semata untuk memperoleh kenikmatan duniawi, namun juga diniatkan untuk memperoleh ridho ilahi.

Nah, itulah sedikit tips yang bisa diperoleh dari Kitab"Ta'limul Muta'allim Thariqit Ta'allum karya Syeikh Tajuddin Nu'man bin Ibrahim bin Al-Khalil Zarnuji, yang disyarah(diberi komentar) oleh Syeikh Ibrahim bin Ismail. Semoga kita bisa mengamalkan, dan mendapat kemudahan dalam menggapai cita-cita. Amin.

June 12, 2011

BULAN RAJAB



Bulan Rajab adalah salah satu bulan-bulan haram yang tersendiri dan tidak berkumpul dengan bulan-bulan Haram lainnya. Lain dengan ketiga Bulan-Bulan Haram lainnya. Karena bulan-bulan Haram lainnya terletak Berurutan, yaitu: Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram.

 Ada beberapa Hadist yang berbicara tentang keutama’an bulan ini, diantaranya adalah sebagai berikut:
عن أبي بكرة ، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : « إن الزمان قد استدار كهيئته يوم خلق الله السموات والأرض ، السنة اثنا عشر شهرا منها أربعة حرم ، ثلاث متواليات : ذو القعدة وذو الحجة والمحرم ، ورجب شهر مضر الذي بين جمادى وشعبان »
Artinya: ” Dari Abu Bakrah RA, dari Rasulullah SAW bersabda: ” sesungguhnya zaman telah berputar seperti keada’annya di hari dimana Allah SWT menciptakan langit dan bumi , satu tahun ada dua belas bulan , disitu terdapat empat bulan yang di haramkan Allah SWT, tiga bulan berturut-turut: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab adalah bulan mudhar  yang terletak antara Jumadil akhir dan Sya’ban“.

Maksud dari Hadist ini adalah membatalkan apa yang dilakukan oleh orang jahiliyah dengan mengganti sebagian bulan Haram dengan bulan lainnya atau yang disebut dengan Annasi’. Allah SWT berfirman dalam kitab suci Al-Qur’an:


May 30, 2011

ALL ABOUT RASULULLAH S.A.W




Telah dikeluarkan oleh Ya'kub bin Sufyan Al-Faswi dari Al-Hasan bin Ali ra. katanya: Pernah aku menanyai pamanku (dari sebelah ibu) Hind bin Abu Halah, dan aku tahu baginda memang sangat pandai mensifatkan perilaku Rasulullah SAW, padahal aku ingin sekali untuk disifatkan kepadaku sesuatu dari sifat beliau yang dapat aku mencontohinya, maka dia berkata: Adalah Rasulullah SAW itu seorang yang agung yang senantiasa diagungkan, wajahnya berseri-seri layak bulan di malam purnamanya, tingginya cukup tidak terialu ketara, juga tidak terlalu pendek, dadanya bidang, rambutnya selalu rapi antara lurus dan bergelombang, dan memanjang hingga ke tepi telinganya, lebat, warnanya hitam, dahinya luas, alisnya lentik halus terpisah di antara keduanya, yang bila baginda marah kelihatannya seperti bercantum, hidungnya mancung, kelihatan memancar cahaya ke atasnya, janggutnya lebat, kedua belah matanya hitam, kedua pipinya lembut dan halus, mulutnya tebal, giginya putih bersih dan jarang-jarang, di dadanya tumbuh bulu-bulu yang halus, tengkuknya memanjang, berbentuk sederhana, berbadan besar lagi tegap, rata antara perutnya dan dadanya, luas dadanya, lebar antara kedua bahunya, tulang belakangnya besar, kulitnya bersih, antara dadanya dan pusatnya dipenuhi oleh bulu-bulu yang halus, pada kedua teteknya dan perutnya bersih dari bulu, sedang pada kedua lengannya dan bahunya dan di atas dadanya berbulu pula, lengannya panjang, telapak tangannya lebar, halus tulangnya, jari telapak kedua tangan dan kakinya tebal berisi daging, panjang ujung jarinya, rongga telapak kakinya tidak menyentuh tanah apabila baginda berjalan, dan telapak kakinya lembut serta licin tidak ada lipatan, tinggi seolah-olah air sedang memancar daripadanya, bila diangkat kakinya diangkatnya dengan lembut (tidak seperti jalannya orang menyombongkan diri), melangkah satu-satu dan perlahan-lahan, langkahnya panjang-panjang seperti orang yang melangkah atas jurang, bila menoleh dengan semua badannya, pandangannya sering ke bumi, kelihatan baginda lebih banyak melihat ke arah bumi daripada melihat ke atas langit, jarang baginda memerhatikan sesuatu dengan terlalu lama, selalu berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya, selalu memulakan salam kepada siapa yang ditemuinya.


Kebiasaan Nabi
Kataku pula: Sifatkanlah kepadaku mengenai kebiasaannya!Jawab pamanku: Adalah Rasulullah SAW itu kelihatannya seperti orang yang selalu bersedih, senantiasa banyak berfikir, tidak pernah beristirshat panjang, tidak berbicara bila tidak ada keperluan, banyak diamnya, memulakan bicara dan menghabiskannya dengan sepenuh mulutnva, kata-katanya penuh mutiara mauti manikam, satu-satu kalimatnya, tidak berlebih-lebihan atau berkurang-kurangan, lemah lembut tidak terlalu kasar atau menghina diri, senantiasa membesarkan nikmat walaupun kecil, tidak pernah mencela nikmat apa pun atau terlalu memujinya, tiada seorang dapat meredakan marahnya, apabila sesuatu dari kebenaran dihinakan sehingga dia dapat membelanya.

Dalam riwayat lain, dikatakan bahwa baginda menjadi marah kerana sesuatu urusan dunia atau apa-apa yang bertalian dengannya, tetapi apabila baginda melihat kebenaran itu dihinakan, tiada seorang yang dapat melebihi marahnya, sehingga baginda dapat membela kerananya. Baginda tidak pernah marah untuk dirinya, atau membela sesuatu untuk kepentingan dirinya, bila mengisyarat diisyaratkan dengan semua telapak tangannya, dan bila baginda merasa takjub dibalikkan telapak tangannya, dan bila berbicara dikumpulkan tangannya dengan menumpukan telapak tangannya yang kanan pada ibu jari tangan kirinya, dan bila baginda marah baginda terus berpaling dari arah yang menyebabkan ia marah, dan bila baginda gembira dipejamkan matanya, kebanyakan ketawanya ialah dengan tersenyum, dan bila baginda ketawa, baginda ketawa seperti embun yang dingin.

ketika Nabi diluar.
Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Kemudian saya bertanya tentang keadaannya di luar, dan apa yang dibuatnya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW ketika di luar, senantiasa mengunci lidahnya, kecuali jika memang ada kepentingan untuk ummatnya. Baginda selalu beramah-tamah kepada mereka, dan tidak kasar dalam bicaranya. Baginda senantiasa memuliakan ketua setiap suku dan kaum dan meletakkan masing-masing di tempatnya yang layak. Kadang-kadang baginda mengingatkan orang ramai, tetapi baginda senantiasa menjaga hati mereka agar tidak dinampakkan pada mereka selain mukanya yang manis dan akhlaknya yang mulia. Baginda selalu menanyakan sahabat-sahabatnya bila mereka tidak datang, dan selalu bertanyakan berita orang ramai dan apa yang ditanggunginya. Mana yang baik dipuji dan dianjurkan, dan mana yang buruk dicela dan dicegahkan.
Baginda senantiasa bersikap pertengahan dalam segala perkara, tidak banyak membantah, tidak pernah lalai supaya mereka juga tidak suka lalai atau menyeleweng, semua perkaranya baik dan terjaga, tidak pernah meremehkan atau menyeleweng dari kebenaran, orang-orang yang senantiasa mendampinginya ialah orang-orang paling baik kelakuannya, yang dipandang utama di sampingnya, yang paling banyak dapat memberi nasihat, yang paling tinggi kedudukannya, yang paling bersedia untuk berkorban dan membantu dalam apa keadaan sekalipun.

Majlis Nabi
Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya lalu bertanya pula tentang majelis Nabi SAW dan bagaimana caranya ? Jawabnya: Bahwa Rasulullah SAW tidak duduk dalam sesuatu majelis, atau bangun daripadanya, melainkan baginda berzikir kepada Allah SWT baginda tidak pernah memilih tempat yang tertentu, dan melarang orang meminta ditempatkan di suatu tempat yang tertentu. Apabila baginda sampai kepada sesuatu tempat, di situlah baginda duduk sehingga selesai majelis itu dan baginda menyuruh membuat seperti itu. Bila berhadapan dengan orang ramai diberikan pandangannya kepada semua orang dengan sama rata, sehingga orang-orang yang berada di majelisnya itu merasa tiada seorang pun yang diberikan penghormatan lebih darinya. Bila ada orang yang datang kepadanya kerana sesuatu keperluan, atau sesuatu masliahat, baginda terus melayaninya dengan penuh kesabaran hinggalah orang itu bangun dan kembali.
Baginda tidak pemah menghampakan orang yang meminta daripadanya sesuatu keperluan, jika ada diberikan kepadanya, dan jika tidak ada dijawabnya dengan kata-kata yang tidak mengecewakan hatinya. Budipekertinya sangat baik, dan perilakunya sungguh bijak. Baginda dianggap semua orang seperti ayah, dan mereka dipandang di sisinya semuanya sama dalam hal kebenaran, tidak berat sebelah. Majelisnya semuanya ramah-tamah, segan-silu, sabar menunggu, amanah, tidak pemah terdengar suara yang tinggi, tidak dibuat padanya segala yang dilarangi, tidak disebut yang jijik dan buruk, semua orang sama kecuali dengan kelebihan taqwa, semuanya merendah diri, yang tua dihormati yang muda, dan yang muda dirahmati yang tua, yang perlu selalu diutamakan, yang asing selalu didahulukan.

Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya pun lalu menanyakan tentang kelakuan Rasulullah SAW pada orang-orang yang selalu duduk-duduk bersama-sama dengannya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW selalu periang orangnya, pekertinya mudah dilayan, seialu berlemah-lembut, tidak keras atau bengis, tidak kasar atau suka berteriak-teriak, kata-katanya tidak kotor, tidak banyak bergurau atau beromong kosong segera melupakan apa yang tiada disukainya, tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadanya, tidak suka menjadikan orang berputus asa. Sangat jelas dalam perilakunya tiga perkara yang berikut. Baginda tidak suka mencela orang dan memburukkannya. Baginda tidak suka mencari-cari keaiban orang dan tidak berbicara mengenai seseorang kecuali yang mendatangkan faedah dan menghasilkan pahala.
Apabila baginda berbicara, semua orang yang berada dalam majelisnya memperhatikannya dengan tekun seolah-olah burung sedang tertengger di atas kepala mereka. Bila baginda berhenti berbicara, mereka baru mula berbicara, dan bila dia berbicara pula, semua mereka berdiam seribu basa. Mereka tidak pernah bertengkar di hadapannya. Baginda tertawa bila dilihatnya mereka tertawa, dan baginda merasa takjub bila mereka merasa takjub. Baginda selalu bersabar bila didatangi orang badwi yang seringkali bersifat kasar dan suka mendesak ketika meminta sesuatu daripadanya tanpa mahu mengalah atau menunggu, sehingga terkadang para sahabatnya merasa jengkel dan kurang senang, tetapi baginda tetap menyabarkan mereka dengan berkata: "Jika kamu dapati seseorang yang perlu datang, hendaklah kamu menolongnya dan jangan menghardiknya!". Baginda juga tidak mengharapkan pujian daripada siapa yang ditolongnya, dan kalau mereka mau memujinya pun, baginda tidak menggalakkan untuk berbuat begitu. Baginda tidak pernah memotong bicara sesiapa pun sehingga orang itu habis berbicara, lalu barulah baginda berbicara, atau baginda menjauh dari tempat itu.

Diamnya Nabi
Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Saya pun menanyakan pula tentang diamnya, bagaimana pula keadaannya? Jawabnya: Diam Rasulullah SAW bergantung kepada mempertimbangkan empat hal, yaitu: Kerana adab sopan santun, kerana berhati-hati, kerana mempertimbangkan sesuatu di antara manusia, dan kerana bertafakkur. Adapun sebab pertimbangannya ialah kerana persamaannya dalam pandangan dan pendengaran di antara manusia. Adapun tentang tafakkurnya ialah pada apa yang kekal dan yang binasa. Dan terkumpul pula dalam peribadinya sifat-sifat kesantunan dan kesabaran. Tidak ada sesuatu yang boleh menyebabkan dia menjadi marah, ataupun menjadikannya membenci. Dan terkumpul dalam peribadinya sifat berhati-hati dalam empat perkara, iaitu: Suka membuat yang baik-baik dan melaksanakannya untuk kepentingan ummat dalam hal-ehwal mereka yang berkaitan dengan dunia mahupun akhirat, agar dapat dicontohi oleh yang lain. Baginda meninggalkan yang buruk, agar dijauhi dan tidak dibuat oleh yang lain. Bersungguh-sungguh mencari jalan yang baik untuk maslahat ummatnya, dan melakukan apa yang dapat mendatangkan manfaat buat ummatnya, baik buat dunia ataupun buat akhirat.