October 23, 2017

HARUSKAH KITA BERMADZHAB?

Saat ini ada beberapa Statement yang mengatakan bahwa bermadzhab itu membuat perpecahan di antara kaum muslimin. 
* Apakah Statement ini benar?
* Kenapa kita bermadzhab?
* Haruskah kita bermadzhab?


 Jawab:
Agama jika dikaitkan dengan Allah, disebut Ad - Din  sebagaimana ayat Al Qur’an menyatakan: “Innaddina ‘indallahil Islam” , Sesungguhnya Ad – Din  di sisi Allah hanya Islam. Sedangkan jika agama dikaitkan dengan Nabi, maka istilah yang dipakai dalam Al Qur’an adalah “Millah”.  

Sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an: “Dinnan Qiyyaman Millata Ibrahima Hanifan”, Agama yang lurus disisi Allah adalah millahnya Nabi Ibrahim. Apabila agama dikaitkan dengan ulama istilah yang dipakai adalah Madzhab, artinya jalan. Madzhab Hanafi artinya pemahaman agama menurut Qur’an dan Sunnah yang digali oleh Imam Hanafi Ra. Begitu juga Madzhab Syafi’i adalah pemahaman agama yang digali oleh Imam Syafi’i Ra.

Sebagai orang awam kita tidak mampu menggali Al Qur’an dan Sunnah secara langsung sebagaimana yang telah dilakukan oleh para Imam Mujtahid. Hal ini karena keterbatasan ilmu alat yang kita miliki. Para ulama mengatakan untuk menggali Hukum dari Al Qur’an dan Sunnah minimal harus menguasai 15 ilmu alat seperti Nahwu, Sharaf, bayan, balaghah, asbabun nuzul, Asbabun Wurud, dll, di samping hafal Al Qur’an 30 Juz dan menghafal hadits puluhan ribu. Jika hal ini terpenuhi, barulah seseorang berhak dan cukup mumpuni untuk menggali sendiri hukum dari Al Qur’an dan Sunnah tanpa bertaqlid kepada orang lain. Itu pun tentunya mesti dibekali iman dan akhlak yang mulia pula.

Imam Hanafi Ra. Seorang alim besar yang hafal Qur’an dan sempat berguru kepada 8 orang sahabat nabi, satu di antaranya Anas bin Malik Ra. Sementara Imam Maliki dan Imam Syafi’i menghafal 600 ribu hadits, dan Imam Hambali menghafal 1 juta hadits, di samping tentunya sudah hafal Al Qur’an sejak masa kanak-kanak. Dari sini dapat difahami bahwa tentu saja semua fatwa mereka tidak akan bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits yang mereka hafal. Adalah sangat mustahil jika para ulama besar ini berfatwa menurut akal mereka semata-mata, dengan mencampakkan ratusan ribu hadits yang mereka hafal selama ini. Sudah lah pasti mereka berfatwa dan berhujjah dalam menegakkan hukum agama dengan memakai hadits yang mereka hafal itu.

Sayangnya, akhir-akhir ini beredar fitnah terhadap para ulama madzhab. Mereka yang mulia ini dituduh telah memuat fatwa-fatwa yang menentang hadits-hadits rasul di dalam kitab-kitab karangan mereka. Sesungguhnya ini adalah tuduhan keji dan tidak memiliki bukti sama sekali. Seluruh dunia tahu betapa para imam madzhab adalah orang-orang yang sangat takut kepada Allah dan sangat mencintai sunnah-sunnah Rasulullah SAW. yang banyak dijumpai justru orang-orang anti madzhab kebanyakan terdiri dari orang-orang yang hatinya keras, kasar, angkuh, selalu menganggap rendah orang lain, serta mau menang sendiri.

Pentingnya Taqlid
Sebagai orang awam yang tidak menguasai ilmu alat, maka kita mesti taqlid kepada salah satu Imam yang ada. Allah pun memerintahkan dalam Al Qur’an: “Fas alu ahladz dzikri in kuntum la ta’ lamun”  artinya “Dan tanyalah ahli ilmu, jika kamu tidak mengetahui” maksudnya ikutilah pendapat ahli ilmu (ulama besar Madzhab) dan jangan sok tahu apalagi lancang menggali sendiri Al Qur’an yang luasnya tidak cukup dijabarkan andai air laut menjadi tintanya sekalipun.

Mengikuti madzhab tidaklah menyebabkan umat terpecah belah, karena perbedaan antara madzhab hanya pada ranting-rantingnya saja, dan bukan pada masalah pokok agama. Yang menyebabkan perpecahan selama ini adalah kelompok orang yang tidak mau bermadzhab kepada salah satu Imam Mujtahid, padahal kenyataannya terjebak dan bermadzhab kepada guru-guru mereka dalam kelompok madzhab baru pula yaitu kelompok madzhab anti madzhab. Kelompok inilah yang selama ini menimbulkan kerawanan karena sangat rajin menuduh golongan di luar faham mereka sebagai kelompok yang sesat bahkan dicap sebagai calon penghuni neraka semuanya. Na’udzubillah.

Bahaya Talfiq
Talfiq adalah mencomot-comot dengan seenaknya sendiri pendapat-pendapat Imam Madzhab yang empat karena ingin mencari yang termudah baginya. Hal ini sangat berbahaya dan merusakkan sendi agama. Zaman sahabat Nabi dahulu, para sahabat memang bertanya atau meminta fatwa kepada beberapa sahabat yang alim kemudian mereka mengikuti pendapat atau fatwa tersebut. Terkadang mereka bertemu dengan sahabat yang lain, kemudian meminta fatwa dari sahabat yang lain itu. Setelah itu sahabat ini mengamalkan fatwa sahabat yang alim yang baru ditanyanya ini. Tetapi, perlu dicatat bahwa sahabat senantiasa mengamalkan fatwa yang terberat dari para sahabat yang alim. Sahabat yang awam bertaqlid kepada mereka yang alim.

Menurut catatan hanya sekitar 124 orang sahabat Nabi yang mampu berfatwa dari 124 ribu orang sahabat yang ada. Ini berarti lebih dari 123 ribu sahabat hanya bertaqlid kepada sahabat yang mujtahid. Ternyata hanya seperseribu sahabat saja yang mau dan mampu berfatwa.

Ilustrasi kacau dan bahayanya talfiq sebagai berikut:
Ada di sebuah desa seratus pemuda yang pergi ke Masjid untuk shalat dzuhur berjamaah dengan hanya memakai cawat saja, tanpa pakai yang lain. (ini adalah pendapat yang paling ringan dalam madzhab Hanafi dalam menutup aurat bagi pria). Seratus pemuda bercawat ini ramai-ramai berjalan ke Masjid sementara tangan kanan mereka menggandeng pacar wanita mereka masing-masing tanpa alas tangan (ini adalah fatwa paling ringan dalam madzhab Maliki, tidak batal wudhu’ bersentuhan dengan wanita yang bukan mahramnya). Hebatnya di tangan kiri mereka masing-masing menggiring seekor anjing pula sambil dibawa berjalan menuju masjid (dalam madzhab Maliki anjing tidak najis). Sejurus kemudian parkirlah 100 ekor anjing di depan Masjid tersebut, lalu seratus orang pria bercawat tadi di dalam masjid shalat berjemaah dengan 100 orang wanita, pacar mereka itu.
Nah, bagaimanakah perasaan umat Islam melihat hal ini……?
Rusak bukan……..?

Dari uraian ini jelaslah bagi kita betapa pentingnya mengikuti fatwa-fatwa Imam Mujtahid yang telah tertulis rapi bab demi bab, pasal demi pasal, dan disokong oleh dalil-dalil naqli dan aqli yang sangat bernas dan bermutu. Ibarat makanan sudah rapi terhidang di atas meja, tinggal menyantapnya saja tanpa harus susah payah mencari dan memasak makanan baru yang belum tentu baik. Salah-salah karena tidak ahli makanan beracunlah yang akan kita olah sebagai gantinya akibat ketidak tahuan kita akan ilmu makanan.

Sepanjang sejarah terbentang 4 madzhab yang ada telah jelas berjasa membimbing umat sedunia ke dalam kejayaan Islam. Sementara kelompok anti madzhab terbukti selama ini selalu menimbulkan percekcokan dimanapun mereka berada. Ada hal yang terlupakan selama ini bahwa perbedaan pendapat adalah rahmat. Meskipun tidak otomatis itu berarti bahwa persatuan adalah laknat, sebagai mana yang sering dilansir selama ini untuk menggusur madzhab yang ada.

Semoga Bermanfaat... :)

October 21, 2017

QUNUT SUBUH, SUNNAH ATAU BID'AH?


Golongan pengingkar Qunut Subuh berpendapat lebih jauh, yaitu menganggap qunut dalam sholat shubuh  sebagai bid’ah mungkar yang harus dihindari. Karena ke-egoisan memegang pahamnya ini, mereka ini tanpa segan-segan mencela orang yang mengamalkannya, dan melontarkan ucapan-ucapan yang justru bisa mendatangkan dosa dan bertentangan dengan akhlak yang diajarkan Nabi SAW.

Bagaimana mungkin do’a qunut yang masih ada haditsnya itu dikatakan bid’ah mungkaroh? sedangkan para sahabat menambah bacaan dalam sholat, yang telah kami kemukakan, yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi SAW, tidak dipersalahkan oleh Nabi SAW, malah diridhoi dan diberi kabar gembira bagi pembacanya?



Sebelum kami mengutip beberapa hadits tentang qunut, kami tekankan dahulu, bahwa menurut para pendukungnya, qunut pada shalat shubuh itu mempunyai dasar dari amaliyah Rasulullah SAW dan beliau SAW melakukannya, bukan hanya untuk qunut nazilah (bencana) saja. Kedudukan riwayatnya pun cukup kuat, karena diriwayatkan para rawi yang terpercaya, antara lain Al-Bukhari dan Muslim, dan diamalkan para Salaf, Imam Syafi’i, Imam Malik dan lainnya. 

Dalil-dalil kesunnahan yang berkaitan membaca Qunut ketika sholat, khususnya sholat Subuh.

Dalam buku Fiqih Sunnah, oleh Sayid Sabiq, bhs. Indonesia, jilid 2, edisi kedua th.1977 hal.41 dan 43 disebutkan bahwa Imam Syafi’i mensunnahkan qunut dalam sholat shubuh, dengan berdalil hadits, dari Anas bin Malik ra. Sahabat Rasul, Anas bin Malik ra pernah ditanya, ‘apakah Nabi SAW berqunut dalam sholat shubuh? Ia menjawab, Ya. Ditanya pula, ‘sebelum rukuk atau sesudahnya’? Ia menjawab, ‘sesudah rukuk’ (HR.Jama’ah, kecuali Turmudzi, dari Ibnu Sirin). Juga imam Syafi'i berdalil dengan hadits lainnya, dari Anas bin Malik ra: “Rasulallah SAW itu selalu berqunut dalam sholat shubuh, hingga meninggalkan dunia” (HR. Ahmad, Bazzar, Daruquthni, dan dishohihkan  oleh Al-Hakim). Imam Nawawi dalam kitabnya Al Adzkar  mengomentari, bahwa hadits tersebut shohih.

Adapun Ibn Hajar Al-Asqolani berkomentar dalam takhrij-nya bahwa hadits tersebut hasan lighoirihi  (baik karena didukung riwayat lainnya). Sedangkan lafadh qunut shubuh menurut Imam Syafi’i, ialah  yang diajarkan Nabi SAW kepada Al-Hasan bin Ali ketika qunut witir, yaitu “Allahummah  diini fiiman hadaita …dan seterusnya”(HR. At-Tirmidzi,  Abu Daud, dan lain-lain). 

Hadits dari Al-Barra’ bin Azib ra yang berkata, bahwa ‘Nabi SAW dahulu melakukan qunut pada shalat maghrib dan shubuh’ (HR Ahmad, Muslim dan At-Tirmidzi). At-Tirmidzi menshahihkan hadits ini. Hadits ini diriwayatkan juga oleh Abu Daud dengan tanpa penyebutan shalat maghrib. Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ II/505 mengatakan: “ Tidaklah mengapa meninggalkan qunut pada shalat maghrib karena qunut bukanlah suatu yang wajib atau karena ijmak ulama telah menunjukkan bahwa qunut pada shalat maghrib itu sudah mansukh yakni terhapus hukumnya”.

Abubakar Jabir Al-Jazairi dalam kitabnya Minhajul Muslim mengatakan, bahwa disunnahkan qunut subuh setelah rukuk dan dikomentari dalam tahkik kitab tersebut, bahwa qunut subuh telah tsabit dalam shahihain.

Al-Hafidh Al-Iraqi, guru dari Ibnu Hajar, sebagaimana dikutip oleh Al-Qasthalani dalam Irsyadussariy syarah shahih Bukhari menjelaskan, bahwa qunut shubuh itu diriwayatkan oleh Abubakar, Umar, Utsman, Ali dan Ibnu Abbas [ra]. Kemudian beliau (al-Hafidh) berkomentar, ‘telah sah dari mereka ( para shahabat ) dalil tentang qunut tatkala terjadi pertentangan antara pendapat yang menetapkan dan meniadakan, maka didahulukan pendapat yang menetapkan’. 

Sebagian ulama yang mengingkari hadits qunut shubuh antara lain Ibnu Taimiyah, mengatakan sanad hadits itu lemah, karena melalui seorang rawi yang bernama Abu Ja’far Ar-Razi, yang nama aslinya Isa bin Abi Isa. Padahal menurut pakar hadits lainnya, bahwa Abu Ja’far Ar-Razi, nama aslinya adalah Isa Bin Maahaan, layak diterima haditsnya. Yahya bin Ma’in, guru dari Imam Bukhori, mengatakan bahwa Abu Ja’far adalah orang Tsiqoh.  Abu Hatim pun berkata demikian, bahwa Abu Ja’far itu adalah Tsiqotun Shoduq (terpercaya lagi jujur). Juga berdasarkan amalan para Salaf, para pakar fiqih,, maka hadits qunut sholat shubuh dapat diterima.

Hadits dari Anas ra.:“Bahwa Nabi SAW pernah qunut selama satu bulan sambil mendoakan kecelakaan atas mereka kemudian Nabi meninggalkannya. Adapun pada shalat subuh, maka Nabi senantiasa melakukan qunut hingga beliau meninggal dunia”. Diantara ulama yang mengakui kesahihan hadits ini adalah Hafiz Abu Abdillah Muhamad Ali al-Bakhi dan Al-Hakim Abu Abdillah pada beberapa tempat didalam kitabnya serta imam Baihaqi. Hadits ini juga diriwayatkan pula oleh Daraquthni dari beberapa jalan dengan sanad-sanad yang sahih.

Hadits dari Awam bin Hamzah dimana beliau berkata: “Aku bertanya kepada Utsman tentang qunut pada shalat subuh. Beliau berkata: ‘Qunut itu sesudah ruku’. Aku bertanya : ‘Fatwa siapa ? Beliau menjawab : ‘Fatwa Abubakar, Umar dan Utsman radhiallahu’anhum’“. (HR.Baihaqi dan berkata hadits ini hasan). Baihaqi meriwayatkan hadits ini dari Umar dengan beberapa jalan.

Hadits dari Abdullah bin Ma’qil at-Thabi’i: “Ali ra qunut pada shalat subuh“. (HR.Baihaqi dan berkata hadits ini sahih lagi masyhur).

Hadits riwayat Baihaqi dari Abu Rofi’ : “ Umar melakukan qunut pada shalat subuh sesudah ruku’’.     

Demikianlah beberapa dalil yang dipakai oleh para ulama Syafi’iyah tentang qunut subuh, jika anda termasuk orang yang tidak mengakui kesunnahan do’a qunut dalam shalat subuh tidaklah mengapa, asalkan bersikap inshof, karena para pelaku qunut subuh juga memiliki panutan ulama yang bisa dipertanggungjawabkan, tidaklah cukup keagungan nama Imam Syafi’i untuk sekedar membuat anda menahan celaan kepada para pelaku qunut subuh ? mari bijak dalam memilih dan mengamalkan amalan khilafiyah yang ada perbedaan pandangan para ulama  di dalamnya.

                                                                                                                                                                        Semarang, 20 Oktober 2017


October 19, 2017

MEMAKAI CELANA DI BAWAH MATA KAKI ( ISBAL )


Seorang mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya mempertanyakan, apakah bila kita memakai celana harus di atas mata kaki atau harus ditinggikan di bawah lutut? 

Pertanyaan ini disampikannya terkait anjuran sekelompok umat Muslim di Indonesia bagi kaum laki-laki untuk memakai celana yang tinggi, hampir di bawah lutut. Kelompok ini sudah berkembang di kampus-kampus.


Sepanjang yang kami ketahui, praktik memakai celana di atas mata kaki, ini merujuk pada suatu hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Hurairah. Bahwa Rasulullah SAW bersabda:
مَا أسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الْإزَارِ فَفِيْ النَّارِ
Artinya: “Sarung (celana) yang di bawah mata kaki akan ditempatkan di neraka”.

Dari hadits tersebut para ulama berpendapat bahwa sunnah memakai pakaian tidak melebihi kedua mata kaki. Sebagian ulama bahkan mengharamkan mengenakan pakaian sampai di bawah mata kaki jika dimaksudkan lil khuyala’  atau karena faktor kesombongan. Hal ini juga didasarkan pada hadits lain riwayat Al-Bukhari dari Ibnu Umar.
Rasulullah SAW bersabda:
لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ
Artinya: “Allah tidak melihat orang yang merendahkan pakaiannya dengan penuh kesombongan”.
Tentunya ini sesuai dengan konteks saat itu, bahwa merendahkan pakaian atau memakai pakaian di bawah lutut di daerah Arab waktu itu adalah identik dengan ria dan kesombongan.

Nah, secara fiqhiyah, atau menurut para ulama fikih, hadits ini difahami bahwa kain celana atau sarung di atas mata kaki dimaksudkan supaya terbebas dari kotoran atau najis. Artinya masalikul illat  atau ihwal disunnahkan mengangkat celana adalah untuk menghindari najis yang mungkin ada di tanah atau jalanan yang kita lewati.

Berdasarkan ketentuan fikih ini, menurut kami, kita dipersilakan memakai pakaian sebatas mata kaki, tidak harus di atasnya, selama kita bisa memastikan akan bisa menjaga celana kita dari kotoran dan najis, misalnya dengan memakai sepatu atau sandal atau mengangkat atau menekuk celana kita pada saat jalanan hujan atau basah.

Perlu direnungkan bahwa berpakaian adalah bagian dari budaya. Dalam Islam kita mengenal istilah tahzin atau etika dalam berpenampilan yang selaras sesuai dengan adat lingkungan setempat. Kita dipersilakan mengikuti tren pakaian masa kini asal tetap mengikuti ketentuan yang wajib yakni untuk laki-laki harus menutupi bagian tubuh dari mulai pusar hingga lutut.



KH Arwanie Faishal
Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBN
U

September 30, 2017

INILAH KEUTAMAAN SHALAT JAMAAH YANG BANYAK ORANG TIDAK TAHU


Banyak orang tidak tahu tentang keutamaan Shalat berjama’ah, sehingga meremehkan bahkan menganggap hal tersebut tidaklah penting untuk dilakukan. Namun ternyata shalat secara berjama’ah memiliki banyak sekali keutamaan, berikut sedikit kutipan dari kitab I’anatut Tolibiin tentang shalat secara berjama’ah.



February 7, 2013

BID’AH HASANAH

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAAHIIM...:)
1. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu hal yang baru dalam perkara kami ini yang tidak ada (perintahnya dari kami) maka tertolak (H.R alBukhari dan Muslim). Dalam riwayat Muslim: Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintah kami, maka tertolak.

2. RASULULLAH SAW bersabda : sebaik2 ucapan adalah kitab ALLAH. Sebaik2 petunjuk adalah petunjuk Muhammad , sejelek2 perkara adalah perkara yg baru dan setiap bid’ah itu kesesatan (HR Muslim 867)

3. RASULULLAH SAW bersabda : Barang siapa yg memulai perbuatan baik dalam islam maka ia akan memperoleh pahalanya, dan pahala orang2 yg melakukannya sesudahnya tanpa di kurang sedikitpun pahala dari mereka dan barang siapa yg memulai perbuatan jelek maka ia akan memperoleh dosanya dan dosa orang2 yg melakukan sesudahnya tanpa di kurangi sedikitpun dari dosa mereka (HR Muslim 1017)

Jelas sekali bahwa dalam hadits pertama dan kedua di nyatakan bahwa segala sesuatu yg baru, itu sesat namun di dalam hadits yg ke 3 di pertegas bahwa siapa yg memulai perbuatan baik dalam islam, dia dapat pahala dan pahala orang2 yg mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka, adapun siapa yg memulai perbuatan, yg buruk dalam islam maka dia mendapakan dosa dan dosa orang2 yg mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka,,,,
Maka hadits ke 3 ini adalah penjelasan yg membatasi ma’na hadits kullu bid’ah dholalah (maksud dari hadits ini adalah bid’ah yg buruk dalam islam)

Karena jelas di hadits ke tiga NABI mnyatakan bahwa BARANG SIAPA YG MEMULAI KEBAIKAN MAKA DIA DAPAT PAHALA (NABI GAK MEMBATASI KEBAIKAN INI DI ZAMAN NABI SAJA TP INI UNTUK SETERUSNYA,DAN TIDAK DI BATASI APAKAH IA DI CONTOHKAN ATAUKAH TIDAK DI CONTOHKAN OLEH NABI SAW )

Dari Ibnu Syihaab[1], dari ‘Urwah bin Az-Zubair[2], dari ‘Abdurrahmaan bin ‘Abd Al-Qaariy[3], bahwasannya ia berkata : “Aku pernah keluar bersama ‘Umar bin Al-Khaththaab di bulan Ramadlaan menuju masjid. Ternyata orang-orang shalat terpencar-pencar dalam beberapa kelompok. Ada orang yang shalat sendirian, ada pula orang yang shalat dengan diikuti sekelompok orang. Lalu ‘Umar berkata : “Demi Allah, sesungguhnya aku memandang, seandainya aku kumpulkan mereka di belakang satu imam, niscaya itu lebih utama”. Akhirnya ia pun mengumpulkan mereka di belakang Ubay bin Ka’b. Kemudian aku (‘Abdurrahmaan) keluar bersamanya di malam yang lain dimana orang-orang shalat di belakang satu imam mereka. Lalu ‘Umar berkata : “SEBAIK-BAIK BID'AH ADALAH INI….” [Al-Muwaththa’, 1/476-477 no. 270].

PERHATIKAN UCAPAN UMAR "SEBAIK-BAIK BID'AH ADALAH INI" Ini adalah pernyataan Umar ra Bahwa bidah ada yg baik (bidah Hasanah)

Dan masih banyak hadist-hadist shahih dan riwayat lainnya yg menyatakan bahwa para sahabat Nabi juga berbuat bidah hasanah yg tidak bisa dicantumkan disini

Imam Syafii rahimahullah berkata,

Bidah itu ada dua macam yaitu bidah mahmudah/hasanah (yang terpuji) dan bidah madzmumah/dholalah (yang tercela). Jika suatu amalan bersesuaian dengan tuntunan Rasul, itu termasuk amalan terpuji. Namun jika menyelisihi tuntunan, itu termasuk amalan tercela[2]

komentar Imam Syafi’i:

Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) ada dua macam: Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) bertentangan dengan Al-Qur’an, Sunnah Nabi SAW, prilakuk sahabat, atau kesepakatan ulama maka termasuk bid’ah yang sesat; adapun sesuatu yang diada-adakan adalah sesuatu yang baik dan tidak menyalahi ketentuan (al Qur’an, Hadits, prilaku sahabat atau Ijma’) maka sesuatu itu tidak tercela (baik). (Fathul Bari, juz XVII: 10)

Kesimpulan : Yang menganggap bidah hasanah itu sesat berarti telah menganggap Rosulullah saw, Umar bin Khattab ra, dan Imam Syafi'i sesat.
Yang merasa lebih berilmu dan lebih alim dari Imam Syafi'i (Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Hambali) silahkan membuat mahdzab sendiri gak usah ngaku2 sebagai ASWAJA

December 10, 2012

BADAI MATAHARI 2012


BADAI Matahari sekarang ini jadi perbincangan serius oleh semua masyarakat dunia. Baik lewat berbagai informasi di website maupun buku-buku yang diterbitkan para ahli antariksa. Bagaimana tidak? dengan adanya badai matahari, maka isu yang berkembang tentang kiamat di tahun 2012 pun makin terus mencuat. Berikut penjelasan National Aeronautics and Space  Administration (NASA).

NASA memang sempat melaporkan akan adanya badai matahari periode 2012-2013. Badai besar dan tsunami besar juga akan menyapu lautan Convenyor Belt di mana Indonesia juga jadi bagiannya.

Dalam 6 tahun terakhir masyarakat dunia telah menyaksikan berbagai bencana besar. Di mulai dengan tsunami akhir Desember 2004, badai Katrina, gempa di atas 7 skala Richter di Haiti, Chile, China dan terakhir letusan gunung yang sudah lama tidur di pulau tenang Islandia.

NASA menjelaskan soal solar maksimum adalah periode aktivitas matahari terbesar dalam siklus matahari. Selama solar maksimum, sunspot atau bintik matahari muncul.

Berlawanan dengan solar minimun, solar maksimum adalah saat di mana medan magnetik matahari paling terdistorsi karena medan magnet di ekuator matahari berputar sedikit lebih cepat daripada di kutub matahari. Siklus matahari terjadi rata-rata sekitar 11 tahun dengan variasi antara 9 dan 14 tahun.

Kini peneliti di NASA telah secara resmi mengumumkan badai matahari akan terjadi. Pemberitaan resmi NASA tentang solar maksima yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2012 diumumkan di web resminya. Di situs itu, NASA mengatakan pada 2012 polar matahari memiliki titik didih yang sangat tinggi, artinya bumi akan menerima panas 3-5 kali lebih besar dari sekarang.


Selain itu, NASA memberitakan akan adanya badai besar dan tsunami besar di tahun 2012, di wilayah lautan sekitar Convenyor Belt di mana Indonesia adalah bagian dari Convenyor Belt tersebut.
NASA mengklaim jika hal ini terjadi, 2/3 populasi di bumi akan lenyap. Namun kedua informasi ini kemudian dihapus oleh NASA. Mereka belakangan sadar jika hal ini disebarkan dari sekarang secara resmi, maka kekacauan dunia akan terjadi, penjarahan di mana-mana dan global panic. Itu sebabnya mengapa NASA kemudian menghapus informasi itu dari websitenya.

Namun penghapusan informasi itu tidak menghentikan para scientist mengumumkan hasil penelitiannya yang menganggap bahwa masyarakat dunia mempunyai hak untuk mengetahui apa yang akan terjadi agar dapat mempersiapkan dirinya dengan baik.

 Badan Antariksa Amerika NASA menjelaskan, badai radiasi matahari tidak membahayakan kehidupan manusia di bumi. NASA menjelaskan semburan lidah api dari korona matahari (CME) telah bertabrakan dengan medan magnet bumi pada 24 Januari 2012.

"Hal itu diperkirakan mencapai magnetosfer bumi --selaput magnetik yang menyelimuti bumi-- pada 24 Januari lalu," demikian pernyataan NASA. Menurut NASA Pusat Prakiraan Cuaca Antariksa, NOAA, telah mengkategorikannya sebagai badai "besar" dengan level S3 (dimana tingkat S5 sebagai yang tertinggi).

"Badai radiasi matahari dapat mempengaruhi pengoperasian satelit dan penyiaran gelombang pendek radio," kata NASA yang menjelaskan hal itu tidak akan melukai manusia.

Tumbukan tersebut menyebabkan aurora dapat dilihat di langit yang tinggi dan NASA memperkirakan aurora juga bisa disaksikan di langit yang lebih rendah.
Ilmuwan senior dari NASA memprediksi bumi bakal dihantam energi magnetik dengan level kekuatan yang tidak pernah terjadi dari percikan api matahari setelah matahari 'terbangun dari tidur lelapnya' sekitar tahun 2013. Hal tersebut diungkapkan sang ilmuwan kepada The Daily Telegraph.


Dalam peringatan terbarunya, NASA mengatakan badai besar bakal menghantam seperti 'gulungan petir'. Badai tersebut bisa memicu dampak yang sangat merusak terhadap kondisi di bumi serta gangguan pelayanan darurat dan keamanan nasional jika tidak ada langkah antisipasi diambil.

Para ilmuwan memperkirakan badai tersebut bisa merusak semua sistem layanan darurat, peralatan rumah sakit, sistem perbankan, dan peralatan kendali lalu lintas udara. Badai itu bahkan bisa merusak peralatan seperti iPods dan komputer.

Karena ketergantungan manusia dengan peralatan elektronik yang sangat sensitif terhadap energi magnetik, badai tersebut bisa menyebabkan kerusakan dengan nilai kerugian puluhan juta pound. “Kami tahu itu akan datang. Tetapi, kami tidak tahu pasti seberapa buruk dampaknya,” ujar Direktur Divisi Heliophysic NASA, Richard Fisher.

“Itu akan merusak peralatan komunikasi seperti satelit dan navigasi mobil, lalu lintas udara, sistem perbankan, komputer kami, semua alat elektronik. Itu akan memicu masalah besar bagi dunia,” lanjut Fisher.

“Listrik di kawasan yang besar bakal padam dan perbaikan kerusakan tersebut bakal sulit karena membutuhkan waktu lama,” imbuhnya. Dalam wawancara dengan The Daily Telegraph, Fisher menambahkan, “Berbagai sistem bakal mati. Percikan yang besar dan seperti gulungan petir mengubah medan magnetik di bumi. Itu adalah efek matahari.”

Sebuah konferensi soal cuaca di luar angkasa yang digelar di Washington DC pekan lalu juga membahas hal tersebut. Konferensi itu sendiri dihadiri para ilmuwan NASA, pembuat kebijakan, peneliti, dan pejabat pemerintahan.

Meski sebelumnya peringatan serupa telah diungkapkan banyak ilmuwan, penjelasan dari Fisher merupakan peringatan yang paling komprehensif. Fisher, 69 tahun, mengatakan badai yang membuat matahari mencapai temperatur lebih dari 5.500 Celsius terjadi hanya beberapa kali dalam kehidupan seseorang.

Setiap 22 tahun, siklus energi magnetik matahari mencapai puncak sementara percikan matahari mencapai level maksimum setiap 11 tahun. Menurut Fisher, dua kejadian tersebut bakal terjadi bersamaan pada 2013 sehingga memicu level radiasi yang tinggi.

Ilmuwan yang telah bekerja di NASA selama 20 tahun ini mengatakan sebagian besar wilayah bumi terancam padam selama beberapa bulan, meski itu sulit terjadi.
Menurut Fisher, skenario yang paling mungkin terjadi adalah kawasan seperti Eropa dan Inggris yang memiliki kabel listrik yang rentan bakal mengalami listrik padam selama beberapa jam bahkan beberapa hari.

Menurut Fisher, persiapan terhadap bencana tersebut mirip dengan antisipasi terhadap angin ribut. Pemerintah tahu bencana tersebut semakin dekat, tetapi mereka tidak tahu seberapa serius ancamannya.

Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Inggris dua tahun lalu memperingatkan bahwa kabel-kabel listrik, sistem navigasi GPS, lalu lintas udara, layanan finansial, dan komunikasi radio darurat bakal 'mati karena dihantam aktivitas matahari yang intens.” Akademi tersebut memperingatkan badai matahari yang sangat kuat, bisa memicu 'kerusakan ekonomi 20 kali lebih besar dari Badai Katrina'.

Mungkin Membawa Dampak Bencana Besar pada Bumi

Ilmuwan Amerika Serikat memperingatkan bahwa, pada 2012 badai matahari yang kuat di bumi akan membawa malapetaka besar pada manusia, yang akan mempengaruhi setiap aspek pada masyarakat modern sekarang. Para ahli yang mengeluarkan peringatan meng-atakan, dampak badai matahari pada bumi kemungkinan adalah “efek domino”. Coba pikirkan, bila jaringan listrik menjadi rapuh dan tidak stabil, hal-hal yang berhubungan dengan bisnis pasokan listrik juga akan menjadi korban: peralatan refrigeration berhenti, makanan dan obat-obatan yang tersimpan dalam ruang berpendingin dalam jumlah besar akan kehi-langan kondisi penyimpanan dan rusak; pompa tiba-tiba berhenti berfungsi, air minum pada masyarakat akan menjadi masalah. Selain itu, karena gangguan pada sinyal satelit, sistem posisi GPS akan menjadi sampah. Sebenarnya pada awal 1859 pernah terjadi kasus serupa, peledakan badai matahari saat itu bahkan me-ngakibatkan jaringan telegram terbakar rusak. Tentu saja sekarang ini di bumi sudah dipenuhi oleh fasilitas kabel dan nirkabel, tetapi fasilitas ini sulit menahan ujian badai matahari.

Ketika badai matahari kuat menyerang, umat manusia di bumi akan menghadapi dua masalah besar. Pertama, adalah tentang masalah jaringan listrik modern sekarang. Jaringan listrik modern sekarang pada umumnya menggunakan tegangan tinggi untuk mencakup daerah lebih luas, ini akan memungkinkan operasi jaringan listrik lebih efisien, Anda bisa mengurangi kerugian selama transmisi listrik, juga kerugian listrik karena produksi yang berlebihan. Namun, secara bersama ia juga menjadi lebih rentan terhadap serangan cuaca ruang angkasa. transmisi jaringan akan menjadi sangat rentan dan tidak stabil, atau bahkan mungkin menyebabkan terhenti secara total. dan ini hanya merupakan efek domino yang pertama, selanjutnya mungkin juga akan menyebabkan “lalu lintas lumpuh, komunikasi terputus, industri keuangan runtuh dan fasilitas umum kacau; pompa berhenti menyebabkan pasokan air minum terputus, kurangnya fasilitas pendingin, makanan dan obat-obatan sulit disimpan secara efektif. Para ilmuwan telah memperkirakan bila ada intensitas badai matahari kuat mungkin dapat menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi manusia, hanya pada tahun pertama saja kerugiannya mencapai 1-2 triliun dollar AS, sementara pemulihan dan rekonstruksinya diperlukan setidaknya 4-10 tahun.

Isu yang kedua adalah tentang masalah sistem jaringan listrik yang saling ketergantungan yang dukungan kehidupan modern kita, seperti masalah air dan penanganan limbah, masalah infrastruktur logistik supermarket, masalah pengendalian gardu listrik, pasar keuangan dan lainnya yang tergantung pada listrik. Jika dua masalah digabung jadi satu, kita dapat dengan jelas melihat bahwa peristiwa kemungkinan muncul kembalinya badai matahari Carrington sangat mungkin akan menyebabkan bencana besar yang langka. Adviser laporan khusus dari National Academy of Sciences Amerika Serikat dan analis daya listrik industri John Kappenman menganggap “Bencana seperti ini dibandingkan dengan bencana yang biasa kita bayangkan secara total berlawanan. biasanya wilayah kurang berkembang rawan serangan bencana, namun dalam bencana ini, wilayah yang semakin berkembang lebih rentan terhadap serangan bencana.”

Manusia Belum Mempersiapkan Diri

Menghadapi kemungkinan bencana serius yang akan me-nimpa, Amerika Serikat dan seluruh umat manusia tidak segera merespon untuk mempersiapkan pekerjaan secara baik dalam menghadapi putaran badai matahari berikutnya. Becker me-ngatakan bahwa karena kemungkinan terjadinya skala besar badai matahari sangat kecil, “Seluruh masyarakat bahkan tidak menanggapinya, namun hanya memperhatikan masalah di hadapan mata”. Terhadap cuaca di bumi, para ahli cuaca dapat melacak badai yang akan menimpa selama beberapa hari ke depan, dan mengeluarkan peringatan yang sesuai kepada penduduk setempat, namun badai matahari atau cuaca ruang angkasa benar-benar berbeda. Backer mengatakan bahwa sekarang ini kita masih tidak dapat memprediksi secara akurat waktu dan kekuatan badai matahari, yang dapat diprediksi oleh saya dan rekan saya hanya jika sebuah badai matahari besar menyerang, kami secara mutlak tidak mampu menanganinya.”

Ini mirip dengan peringatan dini bencana angin topan dan manusia di bumi, dewasa ini umat manusia terutama tergantung pada prediksi dari siklus sunspot untuk memantau intensitas badai matahari serta dampaknya pada bumi. Yang dimaksud dengan sunspot adalah proses peningkatan dan pengurangan yang berarti dalam jumlah sunspot setiap 11 tahun. Siklus dihitung mulai dari aktivitas terendah sunspot pada matahari. Dalam masa aktif sunspot akan meningkat, badai matahari yang terjadi akan lebih banyak. Ketika badai matahari terjadi, partikel kecepatan tinggi serta aliran ion yang terbentuk oleh partikel bermuatan listrik yang dipancarkan secara besar-besaran oleh matahari akan berpengaruh terhadap lapisan medan magnit bumi, ionosfir serta kondisi atmosfir netral. Dalam masalah dampak bahaya badai matahari, lebih dari satu abad, orang-orang terus memantau kegiatan sunspot.

Berdasarkan fenomena yang terjadi di atas permukaan matahari serta data bintik matahari siklus yang terjadi sebelumnya, para ilmuwan dari National Center for Atmospheric Research, NCAR, Amerika Serikat, berhasil mengembangkan sebuah model baru ilmu dinamika solar. Dengan model baru, para astronom dapat memberikan peringatan secara dini dari aktivitas sunspot matahari. Mereka berharap bahwa peringatan dini dapat membantu perusahaan-perusahaan listrik, para pengendali satelit dan aspek lainnya dalam beberapa hari atau bahkan tahun-tahun sebelumnya agar bisa bersiap-siap menghadapai kegiatan sunspot matahari. Menurut informasi, ketepatan model baru ini dapat mencapai akurasi 98%. Richard Enke dari National Science Foundation, Departemen Atmospheric Research Amerika Serikat mengatakan bahwa jika dapat secara dini memprediksi aktivitas badai matahari, orang-orang akan dapat dengan baik menanggulangi gangguan seperti komunikasi, kegagalan satelit, pemadaman listrik, serta ancaman terhadap astronot dan hal-hal lain
Wallahu A'lamu Wana'udzu Billahi......

Sumber: http://www.manadopost.co.id dan http://www.erabaru.ne

YANG MAU DAPAT DOLLAR DARI INTERNET SILAKAN KLIK TULISAN INI