September 4, 2012

JULUKAN AL MASIH BAGI NABI ISA A.S



Julukan al masih bagi nabi isa a.s--Tidak diragukan lagi, bahwa nama aslinya adalah Isa. Nama itulah yang disebutkan dalam al-Quran seperti dalam ayat :

Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata: "Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu,

berikutnya dalam ayat yang artinya:
Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya

dan ayat yang artinya:
 
dan Zakariya, Yahaya, `Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang saleh”.

dan ayat yang artinya:
(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai `Isa putera Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu”.

Dan masih banyak lagi ayat yang lain.
 
Setelah itu nama al-Masih termaktub di beberapa ayat, di antaranya dalam ayat yang artinya:        

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorangputera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya al-Masih `Isa putera Maryam.

dan firman Allah yang artinya:
“Al-Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah.

dan firman Allah yang artinya:
Sesungguhnya al-Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam.

Sebagian ulama Salaf berpendapat, Nabi Isa dijuluki al-Masih dari kata saaha, yaitu karena sering berpindah tempat atau banyak berjalan kaki. Pendapat lain mengatakan karena telapak kakinya datar. Dan ada juga yang memberi alasan kata al-Masih dari akar kata ma sa ha, karena setiap kali ia mengusap orang yang berpenyakit pasti sembuh dengan izin Allah.

Laits dan Abu `Ubaid berkata, kata al-Masih berasal dari bahasa Ibrani, Machih. Kemudian diserap ke dalam bahasa Arab, dan lafadznya ikut berubah dari huruf Syin Masyih menjadi huruf Sin Masih. Oleh sebab itu, maka kata al-Masih tidak ada akar katanya dalam bahasa Arab. Namun mayoritas ulama (jumhur) berpendapat, bahwa kata al-Masih itu adalah musytaq (memiliki akar kata). Menurut ahli bahasa yang lain, kata Al-Masih berarti As-­Siddiq (yang membenarkan). Pendapat lain mengatakan, karena sentuhan (masaha) nabi Zakariya kepada Isa. Dan juga yang memberi alasan karena Nabi Isa berkelana di bumi (dari kata masaha yang artinya qatha'a: menempuh jarak). Berikutnya ada ahli bahasa yang memberi alasan, karena nabi Isa terlahir ke bumi tubuhnya sudah terolesi minyak (dari kata masaha). Pendapat lain, karena nabi Isa ketika lahir disentuh oleh keberkahan. Pendapat berikutnya, masih dari kata masaha yang artinya khalaqa; nabi Isa diciptakan Allah dengan fisik yang sempurna dan bagus. Dan masih banyak lagi pendapat lain, sebagaimana diterangkan Nawawi dalam Syarh Muslim.

Wallahu'alam.

September 2, 2012

RISALAH NABI ISA A.S


RISALAHNABI ISA A.S--Benarkah pengertian ayat: "Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putera Maryam, mem.benarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu . Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertaqwa'; bahwa Isa AS. datang sebagai pelengkap dakwah Musa as? Bagaimana pendapat anda mengenai paham yang mengatakan kitab Injil tidak dipalsukan dengan dalil kalimat ayat: °Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)"? Dan apakah pengertian kalimat ayat: "dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu kitab Taurat"?
Kita tidak meragukan, bahwa dakwah para rasul semuanya berada di satu poros agama, satu akar, yaitu Tauhid dan Ikhlas beribadah hanya kepada Allah swt. Itulah makna yang dapat ditarik dari hadits nabi Muhammad saw. "Kami sekalian nabi-nabi adalah saudara sebapak, agama kami adalah satu.  Maksudnya, seperti perumpamaan beberapa orang anak dengan sejumlah ibu tapi ayah mereka satu. Saudara seayah dengan ibu yang berbeda. Mereka sama-sama satu akidah dengan terdapat perbedaan dalam hal syariat. Sejalan dengan itu, setiap nabi membenarkan nabi atau rasul yang datang sebelumnya. Maka ayat: "Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yangsebelumnya, yaitu : Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil.. . " menunjukkan bahwa nabi Isa AS. membenarkan hukum Taurat, termasuk ilmu pengetahuan yang dikandung Taurat, begitu juga nabi Isa mengamalkan kitab suci tersebut dan menganjurkan penerapannya sekaligus memakainya sebagai kitab hukum.

Tidak diragukan lagi, kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS. berisi hidayah dan cahaya, tetapi setelah diangkatnya Nabi Isa A.S dalam barisan pengikut-pengikutnya terjadi perbedaan-perbedaan pendapat tentang Injil. Karena itu, terdapat beberapa buah Injil; seperti Injil Matius, Injil Yohanes dan sebagainya48. Sebagaimana diketahui, antara Injil yang satu dengan yang lain ada keterkaitan, padahal Allah swt. hanya menurunkan satu kitab, berarti berbilangnya kitab Injil setelah nabi Isa menjadi bukti, bahwa sudah terjadi perubahan dan pemalsuan pada kitab Injil yang asli. Kitab Injil yang asli adalah yang disebut dalam ayat: "di dalamnya (Injil) terdapat petunjuk dan cahaya". Adapun kitab-kitab Injil yang ada sekarang sudah mengalami perubahan dan dipalsukan dari kitab yang diturunkan sebagai pembenar kitab Taurat yang sebelumnya.
Wallahu A’lam.

August 29, 2012

KEUTAMAAN NABI MUHAMMAD ATAS SELURUH NABI

Keuta­maan Nabi Muhammad Atas SeluruhNabi­--Tidak diragukan lagi, bahwa Allah SWT. telah melebihkan keutamaan para nabi-nabi di atas makhluk-makhluk-Nya yang lain. Kemudian Allah SWT. melebihkan keutamaan sebagian mereka sebagaimana firman-Nya yang artinya: "Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain." Dan firman­Nya yang artinya: "Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud."

Dan nabi-nabi yang paling utama adalah lima nabi ulul azmi yang disebutkan dalam firman Allah SWT. yang artinya: "Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, lbrahim, Musa dan Isa putera Maryam." Dalam ayat ini Allah SWT. memulainya dengan Muhammad saw. Dan nabi yang paling utama di antara nabi-nabi ulul azmi itu adalah Muhammad dan Ibrahim, sementara yang paling utama di antara keduanya adalah Muhammad saw. Sesungguhnya Allah SWT. telah meiebihkan keutamaan Muhammad saw. di atas nabi-nabi yang lainnya dengan sebab keistimewaan yang hanya Allah berikan kepada beliau, sebagaimana sabdanya: "Aku telah diberikan lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang nabi pun sebelumku" . . . "dan adalah nabi diutus kepada kaumnya saja, sedangkan aku diutus kepada manusia seluruhnya." Maka keutamaan itu terletak pada keistimewaan-keistimewaan Rasulullah, terutama kedekatannya di sisi Tuhan, syafa' at untuk ummatnya diterima Allah di hari kiamat, dan pada maqam terpuji yang dijanjikan untuk Rasulullah saw.

Rasulullah saw. bersabda : "Janganlah kalian lebihkan aku atas Musa", maka beliau mengatakan ini dari sisi ketawadhuan (kerendahan hati) dan dari sisi pengakuan akan keutamaan Musa, karena mukjizat-mukjizat yang telah diberikan Allah SWT. kepadanya.

Tidak diragukan lagi, bahwa Allah SWT. telah memberinya keistimewaan dengan berbicara langsung kepada Allah SWT. sebagaimana firman-Nya yang artinya: "Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung." Selain itu, Nabi kita Muhammad saw. juga mendapatkan seluruh keistimewaan para nabi-nabi, seperti mukjizat-mukjizat mereka, sebagaimana yang disebutkan dalam kitab-kitab sirah.


July 27, 2012

MALAM LAILATUL QADAR

Malam Lailatul Qadar-- Alhamdulillah...Was Shalatu Was Salamu ‘Ala Sayyidina Muhammad Wa ‘Ala Aaliihi Wa Ashabihi Ajmain.

Kita semua telah mengetahui keutamaan malam Lailatul Qadar. Namun, yang jadi masalah adalah kapan malam tersebut terjadi? Dan apa tanda-tanda dari malam tersebut? Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mendapatkan malam yang keutamaannya lebih baik dari 1000 bulan itu, AMIN...

Keutamaan Lailatul Qadar
Pada sepertiga terakhir dari bulan Ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta'ala berfirman,

 إنا أنزلناه في ليلة مباركة إنا كنا منذرين (3) فيها يفرق كل أمر حكيم (4 

"Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur'an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. " (QS. Ad Dukhan [44]: 3-4). 

Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta'ala berfirman,

إنا أنزلناه في ليلة القدر (1

" Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. "(QS. Al Qadar [97]: 1)
Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,

ليلة القدر خير من ألف شهر (3) تنزل الملائكة والروح فيها بإذن ربهم من كل أمر (4) سلام هي حتى مطلع الفجرر 

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. " (QS. Al Qadar [97]: 3-5) 

Kapan Malam itu Terjadi?


Lailatul Qadar itu (mungkin) terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,

تحروا ليلة القدر فى العشر الأواخر من رمضان 

" Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan . "(HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan dari malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabishallallahu 'alaihi wa sallam ,

تحروا ليلة القدر فى الوتر من العشر الأواخر من رمضان

" Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. "(HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

التمسوها فى العشر الأواخر - يعنى ليلة القدر - فإن ضعف أحدكم أو عجز فلا يغلبن على السبع البواقى

" Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa . " (HR. Muslim)


Catatan: Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar ada perbedaan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan di hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. 

Tanda Malam Lailatul Qadar
[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,


ليلة القدر ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة تصبح الشمس صبيحتها ضعيفة حمراء

" Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan tampak kemerahan . "(HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh / terpercaya)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka'ab bahwa Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya, " Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik. "(HR. Muslim) (Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)
Semoga kita termasuk orang-orang yang akan mendapat kemulian malam tersebut....Amin ya Rabbal ‘Alamiin.