20 Februari 2012

ADAB/TATA KRAMA BUANG HAJAT

Bismillah Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan agama Islam dengan menghiasinya Bimakaarimil Akhlak (Akhlak Terpuji). Sekali lagi penulis menegaskan bahwasanya tidak ada hal apapun dalam Islam kecuali telah diatur segala macam tata caranya. Satu-satunya agama sempurna yang telah Allah ridhoi bagi seluruh umat manusia di penjuru dunia fana ini.

          Lagi-lagi Islam menaruh perhatiannya pada hal-hal yang terlihat sepele, seperti tata krama ketika kita berada dalam kakus atau kamar mandi. Dalam hal ini penulis mengambil sebuah referensi kitab salaf bertajuk “Bidayatul Hidayah” karya seorang ulama besar yang juga pengarang kitab Rujukan termasyhur sampai saat ini “Ihya ‘Ulumuddin” yaitu Al-Imam Al-‘Alamah Syekh Abi Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghozali.

          Dalam kitab setebal 103 halaman tersebut dijelaskan dengan sejelas-jelasnya bahwa ketika seseorang berada dalam kamar mandi, hendaknya memperhatikan beberapa adab atau etika sebagai berikut :
  1) Ketika masuk ke dalam kamar mandi, mendahulukan kaki kiri, dan ketika keluar mendahulukan kaki kanan.
2)              2)  Jangan membawa barang-barang apapun yang di barang tersebut tertulis Asma      Allah dan Rasulullah.
3)       3) Jangan masuk dalam keadaan kepala terbuka dan dalam keadaan tidak memakai alas    kaki.
4)    Berdo’a sebelum masuk dalam kamar mandi dengan do'a :
الْخَبَائِثِ وَ الْخُبُثِ مِنَ أَعُوْذُبِكَ إِنِّي اللَّهُمَّ
     dan saat keluar darinya dengan do'a: غُفْرَانَكَ
 5) Menuntaskan segala apa yang menjadi hajat, setelah buang air kecil hendaknya tangan kiri memperlakukan hasafah (alat kelamin) sebanyak 3 kali agar semua urinnya keluar.
Itulah adab ketika kita  berada dalam kamar mandi, sedangkan ketika kita berada diantara tanah lapang dan hendak buang hajat maka ada beberapa hal yang hendaknya dihindari, yaitu:
1)    Hindari dari penglihatan orang lain dengan cara menutup dengan sesuatu yang dapat digunakan untuk menutup.
2)   Jangan membuka aurat sebelum sampai pada keadaan duduk.
3)   Jangan menghadap dan membelakangi matahari, bulan, dan kiblat.
4)   Jangan bercakap-cakap dengan orang lain selagi buang hajat.
5)   Jangan buang hajat di air yang tenang (tidak mengalir), dibawah pohon yang berbuah dan di lubang.
6)   Dan jangan buang hajat (kencing) melawan arus angin karena ditakutkan akan terkena najis dari percikan air kencingnya. Perlu diketehui bahwa menurut Rasulullah kebanyakan orang disiksa dalam kubur karena tidak bisa menjaga air kencingnya (percikannya).
Itulah adab-adab/ tata krama seorang yang hendak buang hajat. Semoga kita semua dapat mengamalkan apa yang telah dijelaskan dalam kitab Bidayatul Hidayah tersebut.
Tak hanya dalam kitab tersebut, banyak kitab-kitab salaf (biasa dikenal dengan kitab Gundul/ kitab Kuning) yang juga menerangkan adab-adab ketika hendak buang hajat yang tak lain referensi para ulama dalam mengarang kitab-kitab tersebut adalah berasal dari Baginda Rasulullah, makhluk paling terpuji akhlaknya, paling santun tingkahnya serta paling indah tutur katanya. Dalam segala aspek kehidupan, Rasul telah mencontohkannya melalui perilakunya yang dengan jelas Allah pun memujinya dalam Al-Qur’an: “Benar-benar nyata dalam diri Rasulullah itu ada suri tauladan yang baik bagi orang-orang yang mengharapkan Allah dan Hari Akhir (Al-Ayat)”. Telah nyata lah bahwa segala apapun yang ada dalam diri Rasulullah adalah sebuah cerminan sempurnanya Akhlak Manusia.
Maka dari itulah kita yang mengaku sebagai umatnya, hendaknya sedikit demi sedikit mengikuti apa yang dicontohkan oleh Rasulullah, meskipun sulit mencapai tingkatan akhlak seperti rasulullah, setidaknya ada upaya kita untuk Ittiba’ /mengikuti Rasulullah, sehingga kelak di Akhirat kita benar-benar menjadi orang-orang yang diakui oleh Beliau sebagai orang-orang yang akan menerima Syafaatul Udhma beliau di hari dimana tidak ada Syafaat/ pertolongan yang dapat menolong kita kecuali Syafaat Beliau….Amin Amin Yaa Robbal ‘Aalamiina.

Wallahu A’lamu…………………

MENUNTUT ILMU

Agama Islam adalah agama yang sangat mengedepankan Ilmu bagi setiap pemeluknya. Di setiap aspek dalam kehidupan beragama islam, selalu dikaitkan dengan Ilmu, entah itu Ilmu agama ataupun Ilmu pengetahuan secara umum. Keutamaan orang-orang yang berilmu pun tidak sedikit dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist.
        Rasulullah sendiri adalah makhluk termulia yang memiliki pengetahuan luas luar biasa, sehingga tidak salah jika beliau dinobatkan sebagai manusia paling berpengaruh sepanjang masa, bahkan oleh para orang-orang non-muslim sekalipun. Dalam kaitannya dengan Ilmu, banyak sekali Hadist-hadist yang menjelaskan perintah menuntut Ilmu, diantara yang paling mashur dan tidak asing ditelinga kita adalah:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمةٌ

“Menuntut Ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim perempuan”.

        Begitu pentingnya kedudukan ilmu, sehingga Rasulullah sangat menekankan umatnya untuk menuntut ilmu, bahkan sampai ke negeri terjauh seperti dalam salah satu sabdanya. Karena kedudukan ilmu yang sangat fundamental inilah, maka para Tholibul Ilmi (penuntut Ilmu) juga memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Dijelaskan bahwa ketika ada seorang yang sedang menuntut ilmu, maka semua makhluk Allah mendoakan dan memintakan ampun untuknya, bahkan seekor paus di laut tak henti-hentinya memohonkan ampun baginya serta memohonkan kemudahan baginya dalam menuntut ilmu. Demikain Allah mengangkat derajat para hambaNya yang berilmu.
        Allah tidak saja mengangkat derajat Shohibul Ilmi (Orang yang berilmu) di dunia, melainkan juga di Akhirat. Dalam suatu kesempatan, Rasulullah pernah bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ

“Barangsiapa berjalan disuatu jalan untuk menuntut ilmu, maka akan dimudahkan baginya jalan menuju surga”.
        Ilmu adalah alat atau sarana untuk mewujudkan sebuah kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam kesempatan yang lain, Rasulullah pun bersabda:
“Barang siapa mengharapkan kesuksesan dunia, maka dengan ilmu. Dan barang siapa mengharapkan akhirat juga dengan perantara ilmu. Dan barang siapa mengharapkan keduanya (Dunia & Akhirat) maka juga dengan ilmu”.
        Dalam Al-Qur’an pun dijelaskan bahwasanya Allah ‘Azza Wajalla akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu setelah orang-orang yang beriman, seperti firmanNya:
“Allah Akan mengangkat Derajat orang-orang yang beriman diantara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.
        Subhanallah, demikian islam menjunjung tinggi keberadaan Ilmu dalam kehidupan pemeluknya, dan semua ilmu adalah datanya dari Dzat yang maha berilmu, dzat yang maha mengetahui segala sesuatu yang tampak maupun yang samar. Dzat yang senantiasa tidak pernah  luput dari mengetahui terhadap makhlukNya.
        Demikian sedikit ulasan tentang keutamaan ilmu dan orang-orang yang berilmu disertai beberapa dalil yang mendasarinya, namun dikarenakan keterbatasan penulis, hanya bisa mengambil sedikit sekali dari  banyaknya dalil tentang itu semua. Akhirnya, semoga tulisan yang singkat ini dapat menjadi pelecut, pengobar api semangat, dan pendorong semangat  kita semua dalam menuntut Ilmu  dijalan Allah. Amin amin amin yaa Robbal ‘Alamiin.
Wallahu A’alamu………….^_^

18 Februari 2012

OPTIMASI SEO MELALUI KONTEN

1.        Tulis teks yang mudah dibaca
Pengguna menikmati konten yang ditulis dengan baik dan mudah diikuti. Hindari:
·        menulis teks yang tidak rapi dengan kesalahan penulisan dan gramatika yang banyak .
·        menempelkan teks dalam gambar untuk konten tekstual (pengguna mungkin ingin menyalin dan merekat teks tersebut dan mesin telusur tidak dapat membacanya).

2.     Tetaplah atur konten di sekitar topik
Selalu usahakan untuk mengatur konten Anda sehingga pengunjung nyaman ketika salah satu konten dimulai dan diakhiri. Membagi konten Anda menjadi bagian atau divisi membantu pengguna menemukan konten yang mereka dapatkan lebih cepat.
Hindari:
·        membuang jumlah teks banyak pada topik yang beragam ke dalam halaman tanpa paragraf, sub judul, atau pemisahan tampilan.


3.     Gunakan bahasa yang relevan
Berpikirlah tentang kata-kata yang mungkin ditelusuri oleh pengguna untuk menemukan sebagian konten Anda. Pengguna yang banyak tahu tentang topik tersebut mungkin menggunakan kata kunci yang berbeda dalam kueri penelusuran mereka dibanding seseorang yang baru melihat topik tersebut. Misalnya, penggemar baseball yang sudah lama mungkin menelusur [SKLN], singkatan dari Seri Kejuaraan Liga Nasional, sedangkan penggemar baru mungkin menggunakan kueri yang lebih umum seperti [baseball playoffs]. Dengan mengantisipasi perbedaan-perbedaan dalam perilaku penelusuran ini dan memperhitungkan mereka ketika menulis konten Anda (menggunakan perpaduan yang bagus antara frase-frase kata kunci) dapat membuat hasil yang bagus. Google AdWords menyediakan Perangkat Kata kunci yang membantu Anda menemukan variasi kata kunci baru dan melihat perkiraan volume penelusuran untuk tiap kata kunci. Perangkat Webmaster Google juga menyediakan kueri penelusuran puncak yang ditampakkan situs Anda dan kueri lain yang membawa pengguna terbanyak pada situs Anda.

4.     Menawarkan konten atau layanan eksklusif
Pertimbangkan untuk membuat layanan baru dan berguna yang tidak ditawarkan situs lain. Anda juga bisa menuliskan artikel riset orisinal, melaporkan berita yang menarik, atau meningkatkan basis pengguna yang unik. Situs lain mungkin kekurangan sumber daya atau tenaga ahli untuk melakukan hal ini.
5.     Ciptakan konten yang khusus untuk pengguna Anda, bukan mesin penelusuran
Merancang situs Anda untuk kebutuhan pengunjung disaat bersamaan memastikan situs Anda mudah untuk diakses bagi mesin penelusuran yang biasanya menghasilkan hasil positif.
Hindari:
·           memasukkan kata kunci yang tidak penting yang ditujukan untuk mesin penelusuran tapi mengganggu atau tidak masuk akal bagi pengguna.
·           dengan memblokir teks seperti "kesalahan ejaan yang sering digunakan untuk mencapai laman ini" yang tidak memberikan keuntungan bagi pengguna.
·           secara curang menyembunyikan teks dari pengguna, tapi menampilkannya bagi mesin penelusuran.
Sumber: Google Webmaster tools.

MINUM SAMBIL DUDUK

Air adalah unsur paling esensial dalam kehidupan makhluk hidup, oleh karenanya air sangatlah dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup, Tak terkecuali manusia. Berkaitan dengan kebutuhan air dalam tubuh, rasulullah telah memberikan tauladan luar biasa dalam memenuhi kebutuhan unsur yang satu ini.

Dalam kehidupan islam, tak ada satu hal pun yang tidak diatur dalam tata cara pelaksanaannya. Bahkan hal sekecil apapun ada dalam tata cara yang telah dicontohkan oleh orang paling mulia disisi Allah, Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam hal minum, Rasulullah pernah melarang salah seorang sahabatnya yang minum dalam keadaan berdiri. Dalam sebuah hadis diceritakan:
dari Abu Hurairah R.A Rasulullah bersabda: “Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan ! (HR. Muslim).


Perlu diketahui bahwa setiap apa yang diSabdakan oleh Rasulullah bukanlah berasal dari hawa nafsunya, melainkan wahyu dari Allah tuhan semesta alam. Sehingga dalam kenyataannya, apa-apa yang dilarangnya dapat dipastikan akan ada dampak buruk bila kita melakukannya. Dalam hal ini, penulis mengambil contoh diatas, yaitu cara minum dalam keadaan berdiri yang dilarang oleh Rasulullah.

Belakangan para ahli kesehatan menemukan fakta bahwa dalam tubuh manusia, terdapat penyaring yang disebut Sphincter. Saringan tersebut dapat terbuka ketika kita duduk, dan sebaliknya akan tertutup ketika kita berdiri.

Air yang kita minum belum 100% steril untuk diolah oleh tubuh. Ketika kita minum dalam keadaan berdiri, sphincter tersebut tertutup sehingga air yang  kita minum tersebut langsung masuk kedalam kantung kemih tanpa tersaring terlebih dahulu sehingga berpotensi menyebabkan penyakit Kristal ginjal, dikarenakan banyaknya limbah-limbah yang tersisa di dalam ureter.

Subhanallah……………Allah benar-benar telah mengatur segala hal sekecil apapun bagi hambaNya. Beruntunglah kita yang masih diberi kasih sayang oleh Allah untuk memeluk Agama yang semprna ini. Semua hal yang dicontohkan oleh Rasulullah adalah bentuk kasih sayang Allah kepada kita semua.

Wallahu A’lamu…..:^-^

17 Februari 2012

BERBAKTI KEPADA IBU

Bismillahirrahmanirrahim, kali ini penulis ingin mencoba menguraikan sedikit ulasan tentang Berbakti kepada Ibu. Keinginan untuk menulis ini adalah ketika teringat betapa berjasanya Ibu terhadap hidup kita, akan tetapi kita belum bisa membuat ibu kita tersenyum bahagia melihat kita, dan itu muncul ketika penulis membaca sebuah buku berjudul Ada Surga di Tapak Kaki Ibukarya Mokh. Syaiful Bahri.

Pertama mari kita kutip sebuah ayat Al-Qur’an :
“Tuhanmu telah memerintahkan supaya kalian jangan menyembah selain Dia dan kamu hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jiika salah seorang diantara keduanya atau keduanya berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali kamu mengatakan perkataan “hus”. Jangan (pula) kalian membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulai. Rendahkanlah kalian terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, “Tuhan, kasihanilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidikku di waktu kecil”.

Segala puji bagi Allah yang telah memerintahkan kita semua untuk tidak berkata kasar, bahkan mengatakan hus pun Dia larang. Jika melihat ayat diatas, tentu perintah Allah tidak hanya untuk memuliakan ibu saja, melainkan kedua orang tua. Namun kali ini, dengan tidak mengunder-estimate kan perintah memuliakan ayah atau bapak atau babe atau istilah-istialah lainnya, penulis mencoba menguraikan tentang keutamaan seorang Ibu dibandingkan seorang ayah……..^_^

          Tentang keutamaan seorang ibu, dikisahkan dalam sebuah hadist, bahwasanya “dari bahz bin hakim meriwayatkan bahwa seorang laki-laki datang menemui Rasulullah, kemudian lelaki itu bertanya:” siapa yang harus saya taati? Rasulullah menjawab:”Ibumu”. Dia bertanya lagi:”kemudian siapa lagi?” Rasulullah menjawab:”Ibumu”. Dia bertanya lagi:”Kemudian siapa lagi?” Rasulullah masih menjawab:”Ibumu”. dia bertanya lagi “Kemudian siapa lagi?”. Rasulullah menjawab:”Ayahmu kemudian kerabat terdekat yang disusul kerabat yang lain.”

          Dari hadist tersebut telah jelaslah bahwa orang yang paling harus dimuliakan adalah IBU. Teramat mulianya kedudukan seorang ibu, sehingga Allahpun memberi keistimewaan kepadanya, dimana setiap do’a seorang ibu untuk anaknya adalah do’a yang tidak pernah tertolak meski do’a itu adalah do’a yang tidak baik. Maka dari itu, baik-baiklah terhadap ibu.

Banyak  sekali dikisahkan cerita zaman dulu tentang keutamaan orang-orang yang memuliakan orang tuanya, terutama Ibu. Salah satunya adalah kisah tentang seorang penjual daging yang kelak akan menjadi teman nabi Musa di surga yang penuh kenikmatan. Dikisahkan pada zaman nabi Musa, ada seorang penjual daging yang tinggal berdua dengan ibunya. Ibunya adalah seorang yang sudah tua renta, lumpuh, dan hanya bisa berbaring tanpa bisa berjalan sendiri, karena itulah segala keperluan ibunya dia yang mengurus. Dia melayani Ibunya bak burung merpati yang menyuapi anaknya. Berkat ketulusannya dalam melayani ibunya itulah, dia mencapai derajat tertinggi di sisi Allah, bahkan Allah memberi kabar gembira baginya melalui nabi Musa bahwasanya ia akan menjadi teman Nabi Musa kelak di Surga.

Cerita lain datang dari zaman Rasulullah, bahwasanya ada seorang laki-laki yang rajin beribadah kepada Allah yang bernama Abdullah bin salam, namun ternyata Ibunya tidak ridho terhadapnya karena ia lebih mementingkan istrinya daripada ibunya sendiri. Suatu ketika abdullah menghadapi sakaratul maut, ketika itu Rasulullah membimbingnya untuk mengucapkan kalimat syahadat, namun mulutnya seakan terkunci, tak bisa berucap sepatah katapun. Setelah itu Rasulullah memerintahkan bilal untuk memanggil ibunya. Namun ibunya tidak mau datang, hingga akhirnya Rasul mengutus Sahabat Ali dan Sahabat Umar untuk membujuk ibunya.

Setelah dibujuk, akhirnya ibunya mau juga datang menemui Rasulullah. Kemudian Rasulullah meminta Ibu itu untuk meridhoi anaknya yang sedang sekarat. Namun Ibu itu menjawab: “Bagaimana aku bisa meridhoinya, sedang dia memukulku, mengusirku dari rumahnya, menyakitiku serta melanggar perintahku”

Akhirnya rasulullah memutuskan untuk membakar jasad laki-laki itu karena ibunya tidak mau meridhoinya sehinga menyulitkannya untuk diambil ruhnya. Mendengar keputusan itu, sang ibu pun tidak tega kepada anaknya sehingga sang Ibu mau meridhoinya. Sesaat setelah ibunya meridhoinya, Abdullah bin salam pun bisa mengucapkan kalimat syahadat dengan dibimbing oleh Rasulullah, dan ia menghembuskan nafas terakhirnya dengan membawa ridho dari ibunya.

Demikian adalah sepenggal kisah tentang kebaktian seorang anak kepada Ibunya. Dimana seorang dapat mencapai derajat tinggi dengan memuliakan Ibunya, sebaliknya seorang akan terhina dan sengsara jika dalam hidupnya melalaikan Ibunya. Semoga kita semua termasuk hambaNya yan tergolong dalam orang-orang yang memuliakan orang tua kita, terutama Ibu. Sehingga nantinya kita dapat berkumpul dengan Rasulullah di Surga seperti Sabdanya: “Demi Allah yang telah mengutusku sebagai nabi, seseorang yang dikaruniai harta kekayaan oleh Allah kemudian dia berbakti kepada kedua orang tuanya akan bersama denganku di Surga”. Amin Ya Robb…………………..^_^

Wallahu A’lamu……………….(^_^)



13 Februari 2012

Wudhu dalam Shalat

Setiap dari kita akan melaksanakan shalat pasti berwudlu terlebih dahulu, akan tetapi pada banyak kesempatan seseorang hanya ingin mewujudkan syarat ibadah saja, dan ini tidak mengapa (diperbolehkan) dan tujuan pun akan dicapainya. Akan tetapi ada sesuatu yang lebih tinggi dan penting dari hal itu:
Pertama:
Jika hendak melaksanakan wudhu, hadirkanlah perasaan bahwa Anda sedang melaksanakan perintah Allah, yaitu dalam firman-Nya yang artinya:
“Hari orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki” (Al-Maidah: 6)
Dengan demikian terwujudlah makna ibadah pada diri Anda.


Kedua:
Jika Anda sedang berwudhu hadirkanlah perasaaan bahwa Anda sedang berittiba’ (mengikuti petunjuk) kepada Rasulullah saw, sebab beliau bersabda:
“Siapa yang berwudhu seperti wudhuku ini kemudian ia shalat dua rakaat, [dengan tidak menyibukkan dirinya dalam pelaksanaan shalat tersebut urusan dunia], maka akan diampuni dosanya yang telah berlalu" (HR. Bukhari, Muslim).
Dengan demikian Anda telah mewujudkan dua syarat ibadah.
Ketiga:
Berharaplah pahala dari Allah dengan wudhumu itu, sebab wudhu menghapuskan dosa-dosa, maka hilanglah dosa-dosa yang dilakukan tangan bersama tetesan air wudhu terakhir setelah selesai mencuci tangan. Demikain pula anggota wudhu yang lainnya.
Ketiga makna yang agung ini terkadang kita melupakannya. Demikian juga ketika Anda shalat, Anda memulainya dengan menghadirkan perasaan akan perintah Allah dalam firman-Nya yang artinya
“Dan dirikanlah shalat” (Al-Baqarah: 43)
Kemudian Anda sadar bahwa sedang berittiba’ (Mengikuti) kepada Rasulullah saw dimana beliau bersabda:
“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat” (HR. Bukhari, Muslim)"
Kemudian disertai mengharap pahala dari-Nya, sebab shalat merupakan penghapus dosa diantara dua waktu shalat. Dan ibadah-ibadah lainnya.
Semoga Allah senantiasa memaafkan kita semua dari apa yang telah kita perbuat yang tidak seharusnya kita lakukan. Padahal kita telah tahu bahwa shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, akan tetapi siapa diantara manusia setelah melaksanakan shalat pikirannya menjadi (baik) dan shalatnya mampu mencegah dari berbuat keji dan mungkar? Kecuali sedikit saja, sebab tujuan utamanya hilang tidak terwujud.

Sumber: www.al-fauzien.web.id

SUJUD DALAM SHALAT

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam ayatNya : “Fasjud waqtarib”, maka hendaklah kamu bersujud dan mendekatkan diri (kepadaNya).
Ternyata seringnya kita sujud dalam keseharian kita dapat mengurangi bahaya akibat pengaruh tegangan listrik yang panas setiap detik, setiap saat tanpa kita sadari kita serap kedalam tubuh kita.
Kita berkomunikasi via HP, telpon, televisi, komputer, laptop, lampu, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan tenaga listrik tersebut.
Seperti kita ketahui, terlalu banyak berinteraksi dengan alat-alat listrik tersebut, tanpa kita sadari bisa merusak/menyakiti sebahagian kekuatan anggota tubuh kita. Kita akan bisa sering merasa malasan, pusing, dada sesak, dan sebagainya.

Sebenarnya salah satu sebabnya menurut penemuan seorang ahli di Barat sana, akibat seringnya kita berinteraksi dengan yang namanya alat yang berkaitan dengan “Panas”.
Dan penemuan analisis Barat yang notabene non Muslim tersebut menyatakan, bahwa untuk menurunkan ketegangan akibat panas itu salah satu cara yang paling manjur adalah dengan meletakkan kening kita kebawah (maksudnya sujud), dengan berkali-kali.
Sebagaimana kabel listrik dalam sebuah bangunan selalu dihubungkan ketanah, hakikatnya untuk mengurangi ketegangan panas yang disebabkan oleh listrik.
Dan kita ketahui juga bahwa pusatnya bumi ini terletak di kota Mekkah, dan kita ketahui bahwa di Mekkah (Ka’bah) tersebutlah yang paling banyak muslim melakukan aktifitas sujud.
Dan perlu kita ketahui bahwa pusat dari sifat “Dusta” berada di otak. Dan otak kita menurut ahlinya, terbagi kepada empat bagian penting, Bagian depan (lobus frontal) belakang, lobus temporal, lobus parietalis. Masing-masing menjalankan fungsinya tersendiri, dan mereka saling berkaitan dan tugasnya saling menyempurnakan.
Bagian depan dari otak kita tersebut bertanggung jawab atas tingkah laku dan lisan/lidahnya. Dan otak bagian depan inipun terdiri dari beberapa bagian, dan memiliki tugas masing-masing pula. Terdiri dari lima bagian dan bagian dekat kulit kening manusia, yang terletak setelah lapisan kulit kening kita inilah yang bertanggung jawab atas pembentuan sifat kepribadian manusia dalam hal “membedakan” (Tamyiiz), itu sebabnya, apabila seseorang terluka bagian kening ini, ia akan kehilangan salah satu fungsi tubuhnya, yakni “membedakan”, kalau telah rusak bagian ini, biasanya daya tangkapnya sangat lemah, juga tingkah lakunya yang kurang normal, atau bahkan abnormal.
Dalam Al Quran disebutkan: ”Kalla lainlam yantahi lanasfaambinnaasyiyah, Naasyiyatinkaadzibatin khaatiatin” (Q.S Al ‘Alaq 15-16) (Ketahuilah, jika dia tidak berhenti dari perbuatan itu(mendustakan, dan berpaling), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, yaitu ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka” (diambil dari terjemahan Depag)
“Annashiyah dalam bahasa Arab artinya “Kening yang berada dipaling atas (ubun-ubun). Karena itulah para ulama terdahulu sering bertanya-tanya, kenapa sifat dusta dan durhaka ini disebutkan dalam kalimat Annashiyah ini, atau kalimat naashiyah ini disebutkan kata yang dua ini, “kaadzibatin khaatiatin”(dusta dan berbuat salah)?
Pakar dari Brithania (Inggris) pada abad kedua puluh menemukan jawabannya, karena dibahagian inilah yang bertugas mengatur tingkah laku, kepribadian manusia, disana juga diatur sifat benar, dusta dan lainnya.
MasyaAllah, kalau kita fikir-fikir, apakah mungkin ulama dahulu dapat membongkar rahasia dari kalamullah surah Al ‘Alaq diatas tanpa peralatan canggih(elektronik?). dan kenapa setelah belasan abad baru dapat diketahui rahasianya? Ini menandakan, bahwa memang AlQuran adalah kalamullah, bukan perkataan seorang Nabi Muhammad al Ummy. Dan ini membuktikan akan kebenaran agama Islam.
Allahu ta’ala A’lam.

Sumber : www.al-fauzien.web.id

10 Februari 2012

MERAYAKAN VALENTINE = HARAM ???

Sejarah Valentine’s Day *)
Valentine’s Day adalah berasal dari budaya Barat. Siapa Valentine? Tidak ada kepastian, bahkan sejarah pastinya pun tidak jelas. Ada banyak versi tentang asal perayaan hari Valentine, yang popular adalah kisah Santo Valentinus yang hidup di masa Kaisar Claudius II dan kemudian menemui ajalnya pada 14 Februari 269.
Meskipun demikian para sejarawan Barat tidak berbeda pendapat, mengakui bahwa akar perayaan valentine adalah berasal dari kebudayaan pagan kuno, budaya kafir yang menyembah banyak dewa-dewi. Menurut budaya ini, bulan Februari dikenal sebagai periode cinta dan kesuburan. Periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari dalam kalender Athena Kuno disebut sebagai bulan Gamelion, bulan suce memperingati pernikahan Dewa Zeus dengan Hera. Sedangkan di Romawi kuno, 15 Februari dikenal dengan haru raya Lupercilia, hari memperingati dewa Lupercus, sang dewa kesuburan.



Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian yang berlangsung dari tanggal 13-18 Februari yang puncaknya adalah tanggal 15. Dua hari pertama (13 dan 14) dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Fevirish Love) bernama Juno Februata. Pada hari tersebut para pemuda berkumpul dan mengundi nama-nama gadis yang dikumpulkan dalam sebuah bejana. Tiap pemuda mengambil secara acak satu nama dan gadis yang namanya terambil akan menjadi kekasihnya selama setahun penuh untuk bersenang-senang dan menjadi objek hiburan sang pemuda yang memilihnya. Jika diantara mereka ada kecocokan maka mereka akan melanjutkannya ke pelaminan, tapi kalau tidak maka tahun berikutnya mereka bisa berganti pasangan.
Tanggal 15 Februari puncak peringatan dilakukan dengan cara mempersembahkan korban berupa kambing kepada sang dewa yang dilakukan oleh para pendeta pagan dan kemudian mereka meminum anggur dan berlari-lari di jalan-jalan dalam kota sambil membawa potongan kulit domba dan menyentuhkan kepada siapapun yang dijumpai. Saat itu para wanita akan berjejer di sepanjang jalan berebut untuk diusap kulit kambing, mereka percaya bahwa sentuhan kulit kambing tersebut akan membawa keberuntungan dan kesuburan. Suatu acara yang sangat popular di masa itu.
Hukum Rayakan Valentine
Merayakan valentine adalah HARAM. Berdasarkan nash-nash di bawah ini :
“Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut” (HR Tirmidzi)
Hadist di atas secara tegas menyatakan bahwa seseorang/sekelompok orang jika mengikuti suatu kaum tertentu maka disamakan dengan mereka. Padahal budaya valentine adalah budaya musyrikin, budaya penyembah para dewa sementara mereka berhak untuk masuk Neraka dan kekal di dalamnya, sebagaimana firman Alloh swt :
Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka jahannam; mereka kekal di dalamnya. mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. (QS al Bayinah [98]: 6)
Jika perayaan valentine adalah dalam rangka menghormati pastur Santo Valentinus yang dipenggal kepalanya oleh kaisar Romawi, maka tindakan seperti ini berarti telah menjadikannya sebagai rujukan, pemimpin, kerabat, kawan (au liya). Padalah tindakan seperti ini juga dilarang oleh Alloh swt dalam firman Nya :
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, Maka Sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS al Maidah [5]:51).

Wallohu a’lam bishowab........:)

Sumber : www.al-fauzien.web.id 

ADD FB SAYA DI SINI


Ikan Tercantik yang Pernah Ada

Ikan adalah hewan yang hidup di air tawar maupun di air laut, banyak jenis ikan di dunia ini nah berikut ini  ada Ikan yang Paling Cantik  di Dunia.........mau tahu ikan apa aja itu??? ini dia

1. Mandarin Fish
http://hermawayne.blogspot.com

Lihat ikan ini sungguh cantik bukan warnanya?? ada dua varietas dari spesies ini, yaitu Mandarinfish standar dan Psychedelic Mandarin. namun yang memiliki warna paling bagus adalah varietas yang setandar.. harga ikan ini pun di jual tidak terlalu mahal hanya sekitar $20 per ekor, namun masalah dari ikan ini adalah sulitnya mencari makanannya.

2. Discus
http://hermawayne.blogspot.com
Ikan ini adalah jenis ikan air tawar mungkin salah satu ikan air tawar paling cantik yang pernah ada, ikan ini di jual dengan harga sagat mahal. untuk anakanya saja yang berukuran sekita 3 inchi di jual dengan harga $50-$80.

3. Lion Fish
http://hermawayne.blogspot.com
Ikan ini selain warnanya yang cantik, namun bentuknya menyeramkan dan sangat berbahaya racunya dan sangat menyakitkan, serta cukup efektif melukai musuh. ikan ini juga biasa di sebut Zebrafish.

4. Moorish Idol
http://hermawayne.blogspot.com
Ikan ini habitatnya di laut, ikan ini juga sangat mahal sekali harganya. ikan ini tidak dapat hidup jika di  plihara di dalam akuarium standar.

5. Koi
http://hermawayne.blogspot.com

Ikan koi merupakan ikan yang dianggap membawa keberuntungan bagi pemeliharnya, ada lebih dari 100 varian warna dari ikan koi. Para pengoleksi koi pun rela membayar ribuan dolar hanya untuk memburu pola warna koi yang langka.

6. Flame Angel
 
Ikan ini memikiki hubungan dekat dengan Coral Beauty. Sifatnya sama seperti Coral Beauty, tapi sifatnya tidak ’seteguh’ Coral Beauty.








7. Coral Beauty

 
Ikan ini tidak sulit di pelihara dan dapat hidup dengan baik di habitanya.

9 Februari 2012

Cara Kura-Kura Berenang

Banyak penelitian telah mengemukakan bagaimana para kura-kura berpindah kembali ke tempat asalnya setelah selama 10 tahun mengembara lautan,tetapi hasilnya tidak memuaskan. Bagaimana pun para kura-kura tidak hanya kembali ke tempat asalnya,tetapi mereka juga dapat menemukan jalan untuk pulang setelah mengembara. Semua tahu bahwa dalam menemukan jalannya setiap saat, ciptaan-ciptaan ini menunjukan kecerdasan yang luar biasa.

Bagaimana Kura-Kura Berlayar
Beberapa pendapat mengalami kesulitan dalam penyelesaian masalah kura-kura, pikirkan bahwa untuk pertama kalinya dalam hidupmu, kamu sedang pergi ke suatu tempat dengan kondisi yang tepat sehingga kamu menjadi mampu untuk tinggal. kamu bisa menemukan tempat ini tanpa melakukan kesalahan, dan juga kemudian untuk pertama kalinya kamu juga berangkat ke tempat lain yang tepat. Anggap sebelumnya bahwa kamu harus kembali, kamu mencoba mengingat setiap karakter pada tempat ini membuat catatan tentang aroma, fitur dari lingkungan alam, bahkan daya tarik alam pada suatu daerah. Ketika kamu kembali ke tempat ini, kamu membawa semua rekaman informasi yang siap untuk dimainkan. Dalam hal ini tentu saja sistem pengetahuanmu tidak bisa hanya menentukan tentang daya tarik alam pada tempat ini tapi kamu juga bisa menghasilkan sesuatu yang tepat dari lingkunganmu melalui penentuan identitas karakter-karakter ini.

Tentu saja tidak mungkin untuk melakukan semua ini tanpa bantuan alat-alat teknologi. Tentu tidak masuk akal jika membayangkan bahwa kura-kura bisa melakukan hal yang sama dalam dirinya.

Dalam jangka waktu penelitian tentang para kura-kura masih tidak jelas untuk dipahami. Bahkan jika kita tahu bagaimana mereka bisa melakukan hal ini, ternyata sistem yang mereka lakukan belum berkembang dengan sendirinya.

Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini dan membuktikannya dengan kecerdasan-Nya yang kekal di setiap sudut di dunia ini. Allah memberi pada siapa yang Dia kehendaki sesuai dengan pengetahuan-Nya sesuai yang Dia inginkan. Barang siapa yang mengingkari Allah,mereka akan menemukan tidak ada tempat lain,bahkan jika mereka mengadakan penelitian sepanjang hidup mereka. Dijelaskan dalam Al-Qur'an bahwa tidak ada lagi Tuhan (selain Allah).

إِنَّمَا إِلَهُكُمُ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَسِعَ كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا

Artinya : "Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu." (QS Thoha : 98)

#Sumber
www.harunyahya.com

3 Februari 2012

Pergantian Musim

Musim merupakan hasil sebuah fakta bahwasanya bumi tidak berputar terhadap porosnya pada kecepatan yang sama dengan kecepatan yang diperlukan bumi untuk berevolusi terhadap matahari. Ini, tentu saja, merupakan perwujudan dari keteraturan yang sempurna yang diciptakan oleh Allah -ta'ala-. Apabila Allah -ta'ala- berkehendak, musim dingin dapat saja berlangsung selama 365 hari dalam setahun, namun dalam kondisi seperti itu, kita tidak akan menemukan bentuk kehidupan yang lain. Dengan menciptakan empat musim, Allah -ta'ala- menganugerahkan kepada umat manusia berbagai macam bentuk keberkahan dari-Nya.

Allah -ta'ala- telah menciptakan musim sepanjang sejarah manusia, sejak dahulu hingga sekarang. Dan hingga saat ini Allah -ta'ala- masih terus menciptakannya. Semua orang mengharapkan musim panas setelah musim semi, dan tak seorangpun ragu atas hal tersebut, dan sudah sepatutnya datang musim panas setelah musim semi. Namun, jika Allah -ta'ala- berkehendak lain, mungkin saja tidak pernah ada musim panas di bumi. Fakta tersebut dimaksudkan agar orang-orang yang hidup berdasarkan Al-Qur'an harus mencerminkan rasa syukur yang mendalam atas keberkahan yang telah Allah -ta'ala anugerahkan tersebut.

Setiap musim memiliki banyak keberkahannya sendiri-sendiri. Keberkahan musim panas adalah bunga yang bermekaran, buah-buahan dengan warna yang segar dan menggiurkan, kehangatan sinar matahari serta keindahan laut. Allah -ta'ala- menganugerahkan rahmat-Nya kepada kita dengan menjamin keberlangsungan keberkahan yang Allah -ta'ala- anugerahkan tersebut. Dalam salah satu ayat Al-Qur’an, Allah berfirman :
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Artinya : "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." (QS Al-Baqoroh : 164)

#Sumber
HarunYahya.com