27 Juli 2012

MALAM LAILATUL QADAR

Share on :

Malam Lailatul Qadar-- Alhamdulillah...Was Shalatu Was Salamu ‘Ala Sayyidina Muhammad Wa ‘Ala Aaliihi Wa Ashabihi Ajmain.

Kita semua telah mengetahui keutamaan malam Lailatul Qadar. Namun, yang jadi masalah adalah kapan malam tersebut terjadi? Dan apa tanda-tanda dari malam tersebut? Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mendapatkan malam yang keutamaannya lebih baik dari 1000 bulan itu, AMIN...

Keutamaan Lailatul Qadar
Pada sepertiga terakhir dari bulan Ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta'ala berfirman,

 إنا أنزلناه في ليلة مباركة إنا كنا منذرين (3) فيها يفرق كل أمر حكيم (4 

"Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur'an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. " (QS. Ad Dukhan [44]: 3-4). 

Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta'ala berfirman,

إنا أنزلناه في ليلة القدر (1

" Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. "(QS. Al Qadar [97]: 1)
Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,

ليلة القدر خير من ألف شهر (3) تنزل الملائكة والروح فيها بإذن ربهم من كل أمر (4) سلام هي حتى مطلع الفجرر 

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. " (QS. Al Qadar [97]: 3-5) 

Kapan Malam itu Terjadi?


Lailatul Qadar itu (mungkin) terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,

تحروا ليلة القدر فى العشر الأواخر من رمضان 

" Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan . "(HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan dari malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabishallallahu 'alaihi wa sallam ,

تحروا ليلة القدر فى الوتر من العشر الأواخر من رمضان

" Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. "(HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

التمسوها فى العشر الأواخر - يعنى ليلة القدر - فإن ضعف أحدكم أو عجز فلا يغلبن على السبع البواقى

" Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa . " (HR. Muslim)


Catatan: Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar ada perbedaan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan di hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. 

Tanda Malam Lailatul Qadar
[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,


ليلة القدر ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة تصبح الشمس صبيحتها ضعيفة حمراء

" Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan tampak kemerahan . "(HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh / terpercaya)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka'ab bahwa Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya, " Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik. "(HR. Muslim) (Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)
Semoga kita termasuk orang-orang yang akan mendapat kemulian malam tersebut....Amin ya Rabbal ‘Alamiin.







Artikel Terkait:

MUNGKIN BEBERAPA ARTIKEL DIBAWAH INI ADALAH INFORMASI YANG ANDA CARI:

Reaksi:

2 komentar:

semoga kita bisa memperoleh berkah malam lailatul qadar...salam Ramadhan :)

Amin.....thanks gan dah mampir....:)

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar, jangan ada spam, sara, dan pornografi. saya menghormati komentar selain itu..........:)